-->

Parlindungan Sipahutar Reses Door To Door, Warga Tembung Keluhkan Drainase Buruk dan Minta BPJS Gratis

Rabu, 23 Desember 2020 / 21.03

Anggota DPRD Medan Parlindungan Sipahutar menggelar reses I Masa Sidang I Tahun Anggaran 2020 secara door to door untuk menyerap aspirasi masyarakat.

MEDAN, KLIKMETRO - Persoalan klasik masih dikeluhkan warga Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan. Seperti halnya masalah infrastruktur, banjir, bantuan sosial yang tidak merata, masalah lampu jalan, drainase, dan lain-lain.

Keluhan warga ini mengemuka saat anggota DPRD Medan, Parlindungan Sipahutar menggelar Reses I Masa Sidang I Tahun Anggaran 2020 secara door to door di dua tempat berbeda, Senin (21/12/20) dan Selasa (22/12/2020).

Kegiatan reses dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yakni semua peserta reses memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan hand sanitizer, serta menjaga jarak.

Saat reses itu, Asnawati br Regar, warga Jalan Letda Sujono Gang Belimbing, Medan Tembung, mengeluhkan dan meminta agar drainase daerah mereka diperbaiki, karena kalau hujan mengakibatkan banjir. 

"Kami mohon juga lampu jalan di tempat kami dihidupkan. Karena kalau gelap, rawan kejahatan di malam hari," ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Herlina Harahap, warga Jalan Bersama, Kelurahan Tembung  yang meminta agar jalan yang rusak diperbaiki dan parit atau drainase diperbaiki atau dikorek.

Keluhan yang sama juga diutarakan Amar, warga Jalan Tirtosari Gang Berkat, Kelurahan Bantan, Medan Tembung. "Kami meminta agar jalan di Gang Berkat diperbaiki  Karena kalau hujan, jalan becek," katanya.

Warga lainnya, Irnawati Lubis, penduduk Jalan Letda Sudono Gang Keluarga, Medan Tembung, meminta agar bantuan program keluarga harapan (PKH) dan BPJS gratis diberikan kembali. "Karena masih banyak warga miskin yang belum dapat," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Sapri, warga Jalan Pertiwi, Kelurahan Bantan, Medan Tembung, minta dibuat rambu lalulintas larangan truk tonase besar melintas, karena mengakibatkan jalan cepat rusak.

Sednagkan Sutrisno dan Julia Chairani, warga Jalan Durung Gang Ibu, Kelurahan Sidorejo, meminta agar kepling mereka diganti. "Karena kurang peduli dengan masyarakat,"sebutnya.

Menyikapi semua keluhan warga yang disampaikan secara langsung dan tertulis dalam reses itu, anggota DPRD Medan, Parlindungan Sipahutar, menyampaikan apresiasi dan terimakasih.

Politisi Partai demokrat itu berjanji akan meneruskan semua aspirasi dan kelurahan masyarakat itu. "Semua keluhan ini saya catat, dan nanti akan saya masukkan dalam laporan hasil reses, yang akan disampaikan dalam rapat paripurna," tegasnya.

Parlindungan Sipahutar berharap Pemko Medan, dalam hal ini instansi terkait menyikapi semua keluhan ini, dan sesegera mungkin merealisasikannya, karena ini menyangkut kepentingan masyarakat.

"Tapi bapak ibu juga harus bisa memahami bajwa anggaran atau APBD kita terbatas. Bisa saja tidak semua keluhan ini tertampung di APBD 2021. Tapi saya berjanji akan semaksimal mungkin memperjuangkannya," tegas Paindungan. 

Pada kegiatan reses ini turut dihadiri perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di jajaran Pemko Medan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama. 

Usai mengunjungi warga dan menyerap aspirasi mereka, warga juga diberikan souvenir, nasi kotak, snack dan masker. (mar)


Komentar Anda

Terkini