-->

Niat Panen Rambutan, Ompung Tambunan Tewas Disengat Tawon

Kamis, 29 Juli 2021 / 21.43

Kondisi jenazah Oppung Sahat Maruhum Tambunan saat dievakuasi petugas.

TEBINGTINGGI, KLIKMETRO.COM - Niat Ompung Sahat Maruhum Tambunan (81) -pensiunan BUMN- warga Jalan Jati, Prumnas Bagelen, Padang Hilir, Kota Tebingtinggi, memanen buah rambutan miliknya berujung maut. Sebab, pria uzur itu meninggal dunia diserang segerombolan tawon.

Peristiwa mengerikan itu terjadi, Kamis (29/7/2021) siang di Jalan Abdul Hamid, Gang Langgar, Lingkungan III, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi.

Menurut keterangan saksi Heru Syahputra (18), saat itu dirinya melihat korban sedang berada di ladang miliknya sambil menjolok-jolok sarang tawon yang menempel di pohon rambutan milik korban dengan menggunakan sebilah galah bambu hingga sebagian sarang tawon itu jatuh.

Lalu tanpa di sadari, tawon-tawon tersebut keluar dari sarangnya dengan berkerumun langsung mengejar korban dan menyerangnya.

Saat itu terlihat korban berusaha melarikan diri namun sekitar 10 meter korban terjatuh dan tawon masih terus menyerang korban, samnbil terdengar korban menjerit meminta tolong.

“Saya hanya lihat korban saat itu sedang menjolok-jolok sarang tawon yang berada diatas pohon rambutan, terus tiba-tiba korban berlari meminta tolong,” ucap saksi.

Saat itu warga yang melihat kejadian tersebutpun bersama Bhabinkamtibmas yang tiba di lokasi langsung berusaha mengusir tawon dari sekitar tubuh korban dengan membuat pengapian dan asap.

Sampai akhirnya tawon-tawon tersebut hilang setelah dilakukan pengasapan di sekitar tubuh korban yang di ketahui ternyata telah meninggal dunia.

Setelah tidak ada lagi tawon, tim INAFIS Sat Reskrim Mapolres Tebingtinggi pun tiba di lokasi dengan menggunakan seragam APD guna mengevakuasi korban yang telah meninggal dunia.

Beda lagi menurut keterangan warga yang lain, menyebutkan kalau korban sebelum di sengat tawon sempat membakar sarang tawon yang tergantung di antara batang pohon rambutan dengan menggunakan gala yang di ujungnya di beri api.

Merasa sarangnya diganggu, puluhan tawon tersebut langsung mengejar korban dan menggigitnya. Tak tahan sengatan tawon, korban langsung terjatuh dan meninggal dunia, tak jauh dari pohon rambutan yang rencananya hendak dipanen oleh korban. (int)

Komentar Anda

Terkini