-->

Warga Laporkan Pungli KTP, Bobby Marahi Kepling dan Minta Uang Dikembalikan

Minggu, 12 September 2021 / 18.29

Wali Kota Medan Bobby Nasution marah usai mendapat laporan oknum kepling pungli KK dan KTP.

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Wali Kota Medan Bobby Nasution mendatangi seorang kepala lingkungan (kepling) di Kelurahan Banten, Kecamatan Medan Tembung, setelah menerima pengaduan dari warga terkait pungutan liar (pungli).

Begitu bertemu, menantu Presiden Joko Widodo itu meminta uang yang ditarik dikembalikan kepada warga.

Dikutip Minggu (12/9/2021), pengaduan itu diterima Bobby saat meninjau drainase di wilayah Kecamatan Medan Tembung. Sejumlah warga mendatanginya dan menyampaikan oknum kepling yang meminta uang terkait pengurusan KTP dan Kartu Keluarga (KK). 

Tak tanggung-tanggung, dana yang diminta kepada warga oleh oknum kepling mencapai Rp200.000 hingga Rp1,4 juta. Warga juga mengadukan sikap lurah setempat yang dinilai tidak menggubris laporan mereka terkait pungli tersebut. 

Alhasil, Bobby pun geram. Dia langsung menemui lurah dan kepling yang diadukan warga. Namun, oknum kepling itu sempat membantah saat wali kota menanyakan pungli pengurusan KTP dan KK.

Sementara Lurah Banten yang ada di lokasi mengaku pernah mendapatkan surat laporan sejumlah warga terkait perihal tersebut.

“Berapa orang yang sudah pernah bapak tarik, yang sudah membayar pungli ke bapak? Jujur aja,” kata Bobby kepada oknum kepling.

Mendapat pertanyaan itu, kepling yang diadukan warga tidak langsung menjawab. Namun, karena warga juga ikut mendesak, dia pun menjawab. “Oh, yang kemarin itu ada sekitar 35,” kata oknum kepling.

Bobby Nasution meminta oknum kepling segera mengembalikan dana yang sudah diminta. “Balikkan. Kapan dikembalikan?” tanya Bobby.

“Seminggu pak,” ujar sang kepling.

“Jangan, Senin dikembalikan,” kata Bobby.

Wali Kota Medan juga meminta camat segera meminta memberikan sanksi tegas ke kepling dan lurah yang dianggap mengetahui pengutipan tersebut.

“Ada 40 orang yang sudah melapor resmi. Uangnya harus dikembalikan karena seharusnya membuat KTP itu gratis. Nanti akan diberikan teguran administratif dan lainnya juga. Yang paling penting, uang pungli itu dikembalikan dulu kepada warga,” kata Bobby.

Wali Kota Medan menegaskan, seluruh masyarakat segera melaporkan tindakan pungli yang dilakukan oleh anak buahnya. Dia menilai pungli merupakan virus paling mematikan dibandingkan Covid-19. (sb/mr)

Komentar Anda

Terkini