-->

Pemancing Tak Pulang-pulang, Ternyata Tewas Hanyut di Sungai Seruai

Kamis, 06 Januari 2022 / 22.46

Tim Basarnas dan petugas kepolisian saat mengekuasi jenazah korban. (f-putra/klikmetro)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Sagimin (47) warga Jalan Pertahanan Gang Amal Dusun II, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Deliserdang ditemukan tak lagi bernyawa, mengambang di Sungai Seruai.

Kematian pria paruh baya ini diketahui setelah seorang pemancing ikan menemukan mayatnya mengambang di Sungai Seruai, Dusun IV, Desa Lantasan Lama, Patumbak, Kamis (6/1/2022). 

"Korban berhasil ditemukan oleh petugas kepolisian bersama Basarnas dibantu masyarakat, saat hilang dan tenggelam sejak Rabu (5/1/2022) sore,"kata Kapolsek Patumbak Kompol Faidir Chaniago  didampingi Kanit Reskrim Polsek Patumbak AKP Ridwan.

Faidir menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi yang diterimanya, sebelum hanyut korban bersama temannya pergi memancing di Sungai Seruai Patumbak, sejak pukul 14.00 WIB, Rabu lalu. 

Namun saat sore harinya, korban pun mencoba berenang menyeberangi sungai sambil membawa alat pancingannya.

"Saksi sempat melihat korban berenang untuk menyeberangi sungai. Namun ketika saksi hendak pulang, pada pukul 20.00 WIB, korban yang dipanggil-panggil tidak ada memberikan jawaban," ungkap Faidir.

Karenanya, lanjut Faidir, saksi pun menyampaikan kepada istri korban jika suaminya masih tinggal seorang diri memancing di sungai dan sepeda motornya juga masih berada di sana. Lantas, karena tak kunjung pulang, pada pukul 24.00 WIB, istri beserta anak korban pun pergi mendatangi lokasi untuk menjemput korban. 

"Namun korban tidak ada, dan hanya sepeda motornya saja yang ditemukan tertinggal di TKP," jelasnya.

Mendapati ini, sambung Faidir, istri korban lantas menghubungi perangkat desa setempat mengadukan prihal yang dialami suaminya. Atas laporan ini, pencarian terhadap Sagimin pun langsung dilakukan di sungai tempat diduga korban hanyut.

Hasilnya, pada Kamis (6/1/2022) pukul 15.30 WIB, korban pun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah korban yang dievakuasi dan langsung dibawa keluarga ke rumah duka untuk disemayamkan. 

Faidir menuturkan, dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polrestabes Medan, pada jenazah korban tidak ada ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Dalam kejadian ini, tambahnya, pihaknya juga telah memeriksa dua orang saksi, baik istri dan teman korban. 

"Pihak keluarga korban juga tidak merasa keberatan dan menerima dengan ikhlas atas kejadian yang terjadi, sehingga korban langsung dikebumikan," pungkasnya.(put)

Komentar Anda

Terkini