-->

Diduga Dibegal, Wapimred Media Online Terkapar Penuh Luka, Sepmor Raib

Minggu, 12 Juni 2022 / 19.23

Kondisi korban saat dibawa ke rumah sakit.(f-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Kembali aksi begal terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara. Kali ini korbannya seorang Wakil Pimpinan Redaksi (Wapimred) salah satu media online di Medan. Kurniawan Syahputra, nama korban, ditemukan tak sadarkan diri dengan kondisi wajah lebam, bibir jontor mengeluarkan darah dan ada luka robek di dekat pelipis mata dan diduga menjadi korban begal.

Informasi dihimpun, warga Perumnas Mandala, Kecamatan Medan Denai ini diduga jadi korban begal di persimpangan Jalan Halat, pada Sabtu (11/6/2022) tengah malam.

Namun, polisi menyebut bahwa korban bukan kena begal, melainkan kecelakaan. Meski disebut korban kecelakaan, sepeda motor milik Wakil Pemimpin Redaksi media online ini raib.

"Kecelakaan, sepeda motornya hilang dan masih kami lidik. Saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," kata Panit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Widi Lumbang Raja, Minggu (12/6/2022).

Menurut keterangan Aci, istri korban, kejadian naas yang menimpa suaminya terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, Aci baru tahu peristiwa itu sekira pukul 03.00 WIB.

"Kejadiannya itu sekitar pukul sepuluh malam di simpang Halat. Tapi saya dapat informasi nya jam setengah tiga subuh tadi, ada polisi datang ngasih tau," kata Aci seperti dilansir dari media.

Ia mengatakan, setelah kecelakaan suaminya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Madani. Namun, rumah sakit tersebut menolak karena tidak ada yang bersedia bertanggung jawab.

"Sempat dibawa ke Rumah Sakit Madani, rupanya nolak karena enggak ada penanggung jawabnya," sebutnya.

Aci menjelaskan, karena Rumah Sakit Madani menolak, akhirnya korban dibawa ke rumah Sakit Bhayangkara Medan.

 "Jam setengah tiga itu polisi sama kepling datang ngasih tau bahwa suami saya kecelakaan, dan sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara," bebernya.

Ia menyebutkan, usai mendapat informasi itu dirinya pun langsung menuju rumah sakit Bhayangkara, untuk melihat kondisi suaminya.

"Keadaan nya parah, bagian mukanya lebam - lebam dan sempat kritis. Tapi sekarang sudah agak sadarkan diri sudah bisa makan pakai sedotan," ungkapnya.

Dijelaskannya, sampai saat ini ia belum mendapatkan cerita apapun apa yang sebenarnya terjadi, lantaran suaminya masih terbaring lemah di rumah sakit.

"Belum bisa cerita banyak dia. Dia wartawan Jayapost.com, sering di Kejaksaan," katanya.

Namun, ia mengatakan sepeda motor suaminya juga ikut hilang setelah kejadian tersebut. "Sepeda motornya hilang setelah kecelakaan itu," ucapnya.

Aci menambahkan, kondisi parah yang dialaminya suaminya harus segera dioperasi dan membutuhkan yang biaya besar.

Ia pun berharap, ada orang yang berbesar hati untuk membantu biaya pengobatan suaminya.

"Saya mau minta tolong orang untuk donasi. Katanya operasi nya Rp 25 juta, belum lagi yang lain - lainnya. Paling parah di bagian kepalanya ada yang retak dan harus dioperasi," pungkasnya.(tr/int)

Komentar Anda

Terkini