Proyek Dana Desa di Karo Telan Korban Jiwa, 3 Pekerja Tewas Tertimbun Longsor

Kamis, 28 Januari 2021 / 15.40

Jenazah pekerja drainase tertimbun longsor dievakuasi ke rumah sakit.

KARO, KLIKMETRO.COM - Proyek Dana Desa (DD) di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara diduga menelan korban jiwa. Tiga pekerja tewas tertimbun material tanah longsor saat membuat saluran drainase di Desa Kutagaloh, Kecamatan Tigabinanga, Karo.

Mayat para pekerja ditemukan setelah berjam-jam tim Basarnas yang dibantu warga dan para petugas melakukan pencarian, pada Rabu (27/1/2021) malam. Sekira pukul 4 pagi korban ditemukan, namun tak lagi bernyawa.

Adapun identitas ketiga korban, yakni Matius Tarigan (34) merupakan perangkat desa, Gufron alias Roni (23) warga Desa Simpang Pergendangen, Kecamatan Tigabinanga dan Anto (43) warga yang sama.

Pelaksana Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Natanail Peranginangin melalui sambungan WhatssApp pada wartawan, Kamis (28/1/2021) mengatakan, jenazah korban ditemukan sekira pukul 4 pagi.

"Ketiga korban sudah ditemukan, namun telah meninggal dunia. Saat ini sudah di Puskesmas Tigabinanga untuk dibersihkan dan diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan," kata Pjs BPBD sekaligus Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Karo itu.

Ketika disinggung terkait pekerjaan proyek yang masih berlangsung. Ia menyebut, proyek pembuatan parit tersebut merupakan proyek pribadi. Tapi lebih jelasnya lagi, konfirmasi ke pihak Kecamatan Tigabinanga.

"Coba konfirmasi ke camatnya dulu, tapi agak siang saja. Mungkin camatnya baru istirahat karena semalaman ikut mencari korban," ujar Nail.

Dikatakannya lagi, kejadian tersebut merupakan kecelakaan kerja. "Iya, ketiga pekerja itu mendapat musibah kecelakaan kerja. Cuma belum jelas pastinya, proyek itu milik pribadi atau gimana. Tapi infonya proyek pribadi," katanya.

Melalui telepon selulernya Kapolsek Tiga Binanga Iptu Bengkel Ginting melalui Kanit Reskrim Polsek Tiga Binanga Ipda Solo Bangun, membenarkan adanya ditemukan warga yang tertimbun longsor di Desa Kuta Galuh.

"Saat ini ketiga warga yang bekerja di proyek desa telah ditemukan dan saat ini dalam proses penyerahan kepada keluarga," ujarnya.

Sementara Camat Tigabinanga Mbela Tarigan ketika dikonfirmasi klikmetro.com menyebutkan ketiga pekerja yang bernasib malang itu bekerja untuk proyek pembuatan parit yang bersumber dari dana desa 2020.

"Para pekerja itu membuat parit yang bersumber dari dana desa,"kata camat.

Sayangnya, Kepala desa Kutagaloh Darwin yang coba dikonfirmasi klikmetro.com melalui whatsapp, tak berhasil dihubungi. Sementara proyek drainase itu disebut sebut merupakan dana desa di wilayah kerjanya.

Informasi yang diperoleh, ketiga korban tertimbun longsor pada Rabu (27/1/2021) sekitar pukul 20.00 wib. Ketiganya tertimbun longsor di lokasi proyek pembuatan drainase yang tepat di bawah tebing curam.

Lokasi proyek yang curam dan berada di sisi tebing mengharuskan pekerja harus menggali tanah. Ketika pekerja sedang menggali tanah, tiba-tiba tanah longsor dan langsung menimbun para korban yang berada di bawah. (erwin)
Komentar Anda

Terkini