Berawal dari Medsos, Dua Kelompok Pemuda di Karo Nyaris Tawuran

Sabtu, 16 Mei 2026 / 19.43

Personel gabungan dari Polres Karo dan Polsek Munte berhasil meredam aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok pemuda di Simpang Desa Kinepen, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, Jumat (15/5/2026) dini hari. (ft-ist)

KARO, KLIKMETRO.COM – Personel gabungan dari Polres Karo dan Polsek Munte berhasil meredam aksi tawuran yang melibatkan dua kelompok pemuda di Simpang Desa Kinepen, Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, pada Jumat (15/5/2026) dini hari sekira pukul 02:00 WIB.

Bentrokan yang nyaris pecah tersebut melibatkan kelompok pemuda dari Desa Kinepen, Kecamatan Munte, dengan kelompok pemuda dari Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe.

Kapolsek Munte AKP Saut Rapolo Silalahi, S.H., melalui Kanit Reskrim Ipda Azis Tarigan, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, kesigapan anggota di lapangan menjadi faktor utama pembubaran massa sebelum pertikaian meluas.

"Pemicunya diduga berasal dari salah satu unggahan di media sosial," ujar Ipda Azis Tarigan saat dikonfirmasi oleh awak media pada Jumat siang.

Kronologi Penanganan di Lokasi

Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian pada pukul 02:00 WIB. Pengamanan dipimpin oleh Pamapta 1 Polres Karo IPDA Erwin Tunisro, didampingi Padal IPDA Romi Ginting, S.H., dan IPDA Berton Siregar.

Tim lapangan yang juga diperkuat oleh Kanit Reskrim Polsek Munte IPDA Azis Tarigan, BRIPKA Salmon Sembiring, serta BRIPKA M. Roi Ginting langsung melakukan pembubaran massa secara persuasif.

Selain mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), petugas juga mengevakuasi seorang korban yang mengalami luka ringan ke RSUD Kabanjahe untuk mendapatkan perawatan medis.

Guna mencegah adanya aksi balasan atau tawuran susulan, pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengundang Kepala Desa dari kedua belah pihak yang terlibat.

"Kami dari Polsek Munte dan Polres Karo akan terus melakukan langkah preventif dan mediasi demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," tegas Ipda Azis Tarigan.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak mudah terpancing emosi di media sosial maupun dunia nyata. 

Saat ini, kepolisian bersama pemerintah desa setempat sedang menjadwalkan pertemuan formal antara kedua kelompok untuk mencari solusi damai melalui pendekatan kekeluargaan. (ton)

Komentar Anda

Terkini