Hari Pertama Sekolah, Pemkab Asahan Tekankan Penguatan Karakter dan Sekolah Ramah Anak

Senin, 13 Juli 2026 / 20.32

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin bertindak sebagai pembina upacara di UPTD SMP Negeri 2 Pulau Bandring dan merangkul siswa usai upacara pada hari pertama sekolah, Senin (13/7/2026). (Foto : Dinas Kominfo Asahan)

ASAHAN, KLIKMETRO.COM - Jajaran pimpinan tertinggi Pemerintah Kabupaten Asahan turun langsung memimpin upacara bendera pada hari pertama masuk sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Senin (13/7/2026). Langkah ini dilakukan untuk menyambut siswa baru sekaligus memberikan pengarahan terkait penguatan karakter remaja dan komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara di UPTD SMP Negeri 2 Pulau Bandring. Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., memimpin upacara di UPTD SMP Negeri 1 Simpang Empat, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, M.H., berada di UPTD SMP Negeri 1 Meranti.

Dalam arahannya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengucapkan selamat datang kepada seluruh siswa baru yang mulai memasuki jenjang SMP. Ia menekankan bahwa fase ini adalah awal dari perjalanan akademik yang lebih menantang sekaligus menyenangkan.

"Jadikanlah sekolah sebagai tempat untuk belajar, bertumbuh, berprestasi, dan membangun karakter yang baik," ujar Taufik.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh siswa untuk mengimplementasikan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ketujuh kebiasaan tersebut meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu.

Di lokasi berbeda, Wakil Bupati Asahan Rianto menyoroti pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan di lingkungan sekolah. Ia mengingatkan para siswa secara tegas untuk menjauhi segala bentuk perilaku negatif yang berpotensi merusak masa depan mereka.

"Selain menjauhi perundungan dan perilaku negatif lainnya, saya juga mengingatkan agar tidak terlibat dalam kelompok atau aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, termasuk geng motor dan bentuk pergaulan yang mengarah pada kenakalan remaja," tegas Rianto.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Asahan Zainal Aripin Sinaga mengajak kolaborasi lintas sektor antara pihak sekolah dan orang tua. Guru dan tenaga kependidikan diminta untuk menjadi teladan dalam membangun budaya sekolah yang positif, ramah anak, serta bebas dari perundungan.

"Begitu juga kepada para orang tua, mari bersama-sama mendampingi, membimbing, dan mengawasi putra-putri kita agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia," kata Sekda.

Zainal juga menegaskan komitmen Pemkab Asahan untuk terus mendongkrak kualitas pendidikan daerah. Hal ini akan diwujudkan melalui penyediaan layanan pendidikan bermutu, peningkatan kompetensi guru, penguatan karakter murid, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

Pelaksanaan upacara di ketiga sekolah tersebut berlangsung khidmat dengan mengikuti rangkaian protokol resmi, mulai dari pengibaran bendera, hening cipta, pembacaan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, hingga pembacaan ikrar siswa. (mar)
Komentar Anda

Terkini