Kajati Sumut Komit Kawal Kemajuan Pendidikan

Selasa, 06 Oktober 2026 / 18.33

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhibuddin saat meluncurkan program "Jaksa Sahabat Pendidik" di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan.(ft-penkum)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara beserta seluruh jajaran menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk mengawal serta mendukung penuh kemajuan pendidikan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Tegasan tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) Muhibuddin saat meluncurkan program "Jaksa Sahabat Pendidik" di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (6/10/2026). Acara tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

"Kami siap mendampingi pendidik, termasuk kepala sekolah yang bertindak sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jika mengalami kendala regulasi. Jaksa Sahabat Pendidik ini hadir untuk menemani agar teman-teman pendidik tidak sendiri menghadapi masalah," tegas Muhibuddin.

Menurutnya, kurangnya pemahaman terhadap regulasi saat mendapat penugasan sebagai PPK kerap menimbulkan hambatan. Di situlah peran Jaksa Sahabat Pendidik untuk membantu dan mengawal, sekaligus membangun komitmen lintas sektor guna memajukan pendidikan di Sumut.

Peluncuran program ini dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kajati Sumut dan Gubernur Sumut, yang kemudian dilanjutkan oleh para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) dengan Bupati/Wali Kota se-Sumut.

Gubernur Sumut Bobby Nasution menyambut positif terobosan hukum dari Kejati Sumut tersebut. Menurutnya, keberadaan program ini dapat melindungi pihak sekolah dari berbagai potensi pelanggaran, baik dari dalam maupun luar.

"Jadi guru dan kepala sekolah dalam mengerjakan tugasnya diawasi oleh lembaga yang tepat dan kredibel, yang bisa memberi masukan serta bimbingan dalam pelaksanaan tugas-tugas pendidikan, khususnya terkait pemahaman hukum," ujar Bobby.

Kegiatan ini turut dihadiri Asintel Kejati Sumut Irfan Wibowo, Asdatun Nurhandayani, Aspidum Suhendri, para Kajari secara luring maupun daring, serta para Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Cabang Dinas, dan Kepala Sekolah se-Sumatera Utara. (ver)

Komentar Anda

Terkini