Pemkab Asahan Teken Kesepakatan Lintas Sektoral untuk Tekan Pengangguran

Senin, 02 November 2026 / 22.41

Wakil Bupati Asahan, Rianto ikut menandatangani kesepakatan bersama lintas sektoral yang digelar di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Senin (2/11//2026). (Foto : Dinas Kominfo Asahan) 

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Pemerintah Kabupaten Asahan mengambil langkah cepat dalam memperluas kesempatan kerja dan menekan angka pengangguran. Upaya tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama lintas sektoral yang digelar di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Senin (2/11//2026).

Kolaborasi strategis ini melibatkan lima instansi sekaligus, yakni Pemkab Asahan, Kepolisian Resor (Polres) Asahan, BBPVP Medan, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Asahan. Kerja sama ini dirancang untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang terpadu, mulai dari pelatihan kemampuan, membuka lowongan kerja di dalam dan luar negeri, hingga bantuan modal usaha.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menegaskan bahwa masalah pengangguran tidak bisa diselesaikan hanya dengan menyediakan lowongan kerja. Menurutnya, masyarakat juga harus dibekali keterampilan yang mumpuni serta dukungan untuk mandiri secara ekonomi.

"Keterlibatan seluruh pihak sangat diperlukan agar program ketenagakerjaan dan pemberdayaan ekonomi ini bisa terpadu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di Asahan," kata Rianto di sela-sela kegiatan.

Langkah konkret langsung ditunjukkan oleh Polres Asahan yang ikut ambil bagian lewat program inovatif bernama Polisi Peduli Pengangguran (Poliran). Wakapolres Asahan, Kompol Slamet Riyadi, S.H., S.I.K., M.H., menyebutkan program Poliran ini akan langsung dikoneksikan dengan pelatihan vokasi bersertifikat hasil kerja sama dengan Pemkab Asahan dan BBPVP Medan.

"Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan keterampilan praktis yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri saat ini," jelas Kompol Slamet Riyadi.

Di sisi lain, peluang kerja ke luar negeri juga dibuka lebar namun dengan pengawasan ketat. Kepala BP3MI Sumatera Utara, Kombes Pol. Budi Novijanto, S.H., menyatakan kesiapannya memfasilitasi penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), termasuk lewat program SMK Global. Ia juga menekankan pentingnya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) agar pekerja asal Asahan tetap aman dan terlindungi.

Bagi masyarakat yang tidak terserap di sektor formal, BAZNAS Kabupaten Asahan menyiapkan jaring pengaman ekonomi. Ketua BAZNAS Asahan, Ansori Margolang, memastikan dana zakat, infak, dan sedekah akan disalurkan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui modal pengembangan usaha produktif.

Agenda besar ini turut disaksikan oleh Kepala BBPVP Medan Amran, S.T., Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan, serta sejumlah tamu undangan. Sinergi ini diharapkan menjadi titik balik bagi penguatan ekonomi masyarakat Kabupaten Asahan yang lebih mandiri dan berkelanjutan. (mar)

Komentar Anda

Terkini