-->

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Akhyar Laksanakan Gerakan 1 Juta Masker

Sabtu, 11 April 2020 / 19.46
Plt Walikota Medan mengenakan serbet sebagai pengganti masker untuk mengedukasi masyarakat menjaga kesehatan.
MEDAN, KLIKMETRO -  Pelaksana tugas Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi melepas Tim Penertiban dan Sosialisasi Penggunaan Masker untuk lima kecamatan yang masuk zona merah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di eks SPBU Petronas Jalan Ring Road Medan, Sabtu (10/4/2020) siang. Ada pun kelima kecamatan yang masuk zona merah tersebut yakni Kecamatan Medan Tuntungan, Johor, Selayang, Baru dan Sunggal.

Selain minta kepada masyarakat untuk mengenakan masker, tim juga ditugaskan membubarkan masyarakat yang masih suka berkumpul di pusat pembelanjaan, kafe maupun rumah makan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kota Medan, terutama di lima kecamatan yang masuk dalam zona merah tersebut.

Guna mendukung penggunaan masker, Akhyar mengatakan, Pemko Medan melaksanakan Gerakan 1  Juta Masker. Artinya, Pemko Medan akan menyediakan 1 juta masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Diakui Akhyar, jumlah tersebut masih kurang karena penduduk Kota Medan yang saat ini berjumlah sekitar 2,8 juta jiwa. Oleh karenanya Akhyar pembagian masker ini diprioritaskan kepada warga kurang mampu.

"Melalui maskerisasi 1 juta masker ini, kita ingin putus transmisi lokal penularan Covid-19 di tengah-tengah masyarakat. Dengan menggunakan masker, maka masyarakat yang ada membawa virus Corona tidak dapat menularkannya kepada masyarakat lainnya. Begitu juga dengan masyarakat yang sehat, mareka akan terhindar dari penularan Covid-19," kata Akhyar.

Pembagian masker gratis ini mendapat apresiasi warga, sebab mereka selama ini mengaku sangat sulit mendapatkan masker. Di kesempatan itu juga Akhyar mengedukasi masyarakat agar menggunakan penutup hidung dan mulut saat keluar rumah. Apabila tidak memiliki masker, Akhyar mengajak masyarakat untuk menggunakan sapu tangan. Kebetulan di tempat itu ada pedagang yang menjual sapu tangan dan serbet, Akhyar langsung mengambilnya dan langsung menutup mulut dan hidungnya dengan menggunakan saputangan sebagai contohnya.

Sebelumnya, Kasatpol PP Kota Medan M Sofyan sebelum pelepasan tim lebih dulu menjelaskan secara teknis penertiban dan sosialisasinya yangg dilakukan nanti. Sofyan mengatakan, kegiatan yang dilakukan nanti sifatnya sosialisasi tetapi bisa disertai dengan tindakan tegas dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan  kesantunan. (rel)
Komentar Anda

Terkini