Kebakaran di Paluta, 4 Kakak Beradik Tewas Berpelukan

Senin, 21 Februari 2022 / 19.58

Petugas mengevakuasi lokasi kebakaran yang menewaskan 4 kakak beradik. (f-indo/int)

PALUTA, KLIKMETRO.COM - Kebakaran yang terjadi Poken Salasa, Desa Rondaman Dolok, Kecamatan Portibi Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut, menewaskan 4 kakak beradik. Lebih memilukan lagi, keempatnya ditemukan dengan kondisi tubuh hangus dan dalam posisi berpelukan.

Keempatnya adalah, Aisah Ritonga (15), pelajar; Dian Ritonga (8), pelajar; Ayu Ritonga (8), pelajar; dan Madan Ritonga (4). Kebakaran yang melanda rumah mereka terjadi, Minggu (20/2/2022) sekira pukul 22.40 WIB. Keempatnya tengah tertidur pulas. Sedangkan ibu mereka sedang mencari nafkah.

"Pada saat kejadian keempat korban sedang tertidur pulas di dalam satu kamar. Masyarakat yang mengetahui terjadinya kebakaran berusaha menolong, tapi api sudah terlanjur membesar," ujar AKP Zulfikar SH, Kapolsek Padang Bolak Polres Tapanuli Selatan seperti dilansir dari Indomedia.co, Senin 21 Februari 2022.

Lebih jauh AKP Zulfikar SH menyampaikan, saat kejadian ibu mereka sedang mencari nafkah, sebagai tukang kusuk.

"Orang tua korban tidak berada di rumah, orang tua laki-laki berada di warung yang berjarak dua rumah dari TKP kebakaran. Sementara ibu mereka sedang bekerja mengkusuk badan," lanjut AKP Zulfikar SH.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul sekira pukul 22.40 WIB, Ahad malam, 20 Februari 2022. Api dengan cepat membesar membakar rumah yang semi permanen. Warga yang mengetahui masih ada orang dalam rumah, berusaha untuk menolong.

Sejumlah warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Warga memadamkan api dengan menyiramkan air pakai ember. Sebagian warga lainnya memadamkan api dengan kayu sehingga api tidak menjalar.

Api baru bisa dipadamkan, setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Padang Lawas Utara datang ke lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 00.00 WIB.

"Ketika kita melakukan pendataan di lokasi kebakaran, keempat korban ditemukan sudah meninggal dunia, di dalam satu kamar," ujar AKP Zulfikar SH, Kapolsek Padang Bolak Polres Tapanuli Selatan.

Hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga karena hubungan arus pendek listrik yang berasal dari dapur rumah. Selain empat korban jiwa, kebakaran ini juga mengakibatkan kerugian materil Rp100 juta. 

Kedua orang tua korban, Darwin Ritonga (46) dan istrinya masih syok atas kejadian tersebut.

Dari pemeriksaan petugas di kamar yang ludes terbakar, keempat jenazah korban ditemukan saling berpelukan.

Terlihat, jenazah kakak yang lebih besar Aisah Ritonga memeluk tiga adeknya Dian, Ayu dan Madan. Di atas jenazah mereka terlihat kayu besar terbakar yang menimpa. (as/indo/in)

Komentar Anda

Terkini