![]() |
| Kondisi korban diduga gantung diri saat ditemukan warga di bawah jembatan. (ft-ist) |
Korban Junaidi warga Desa Tanjung Parapat ditemukan warga sudah tidak bernyawa dengan leher terikat tali tambang berwarna putih.
Kapolsek Indrapura AKP Jonni melalui Plt Kasi Humas Polres Batu Bara Iptu Abdi Tansar membenarkan penemuan pria gantung diri tersebut, Selasa (20/6/2023).
Abdi menerangkan, peristiwa terjadi sekitar Pukul 08:00 Wib di Desa Tanjung Parapat. JI gantung diri diiduga karena ada selisih paham dengan istrinya.
Ia mengatakan, saat itu personel Polsek Indrapura mendapat informasi bahwa ada seorang pria yang gantung diri. Selanjutnya personel menuju kelokasi dan melakukan identifikasi bersama petugas lainnya.
"Di tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan namun ditemukan keluarnya sperma di bagian kemaluannya," ujar Abdi.
Selain itu, kata Abdi, personel menemukan barang bukti didekat korban, berupa botol racun Herbisida Sistemik, gelas air mineral Indodes, Kaleng kosong bekas roti ale - ale, ungkapnya.
"Kini jasad korban telah diantar kerumah duka dan keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan otopsi," sebutnya.
Abdi menerangkan, bahwa akhir-akhir ini korban diketahui sering pulang ke rumah dalam kondisi mabuk dan melakukan kekerasan terhadap istrinya, Harturi.
Karena tidak tahan dengan ulah sang suami, istri korban bersama anaknya kabur dari rumah dan memilih menyewa tempat tinggal di Dusun XII Desa Tanjung Parapat.
Sebelum bunuh diri, Senin (19/6) sekitar pukul 18:30 Wib. korban sempat menyuruh istrinya untuk pulang ke rumah, namun istrinya tidak menjawab. Korban pun mengatakan, "Aku Besok Mau Pergi". Tak nyana korban benar-benar pergi untuk selamanya (dan)
