![]() |
Anggota DPRD Kota Medan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Datuk Iskandar Muda, A.Md., M.A., menggelar Reses III Masa Sidang III Tahun Sidang 2024-2025. Minggu (27/7/2025). (ft-ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Anggota DPRD Kota Medan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Datuk Iskandar Muda, A.Md., M.A., menggelar Reses III Masa Sidang III Tahun Sidang 2024-2025 di dua lokasi berbeda, yakni di Jalan Mapilindo, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, serta Jalan Ampera, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, pada Minggu (27/7/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Datuk Iskandar Muda menyerap berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari persoalan parkir dan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU)
Salah seorang warga, Nurlaila Ibrahim, mengeluhkan soal belum adanya penerangan lampu jalan meski tapaknya sudah dibangun. “Lampu jalan belum juga dibangun, padahal tapaknya sudah ada. Karena gelap, sering terjadi pencurian seperti jemuran, sepeda, dan barang lainnya,” ungkapnya.
Warga lainnya, Ina dari Medan Timur, menyampaikan keresahannya terkait sistem parkir barcode yang belum berjalan konsisten. “Kami bingung, saat parkir di tempat lain tidak berlaku sistem barcode. Ini membuat kami merasa tidak adil. Jadi sebenarnya bagaimana program ini, ” ujarnya.
Senada, warga bernama Tomy mempertanyakan menjamurnya praktik parkir liar di Kota Medan. Ia menyoroti adanya oknum petugas parkir dengan karcis yang tidak resmi. “Karcisnya tidak jelas, apakah resmi atau tidak. Ini harus ditertibkan,” tegasnya.
Kegiatan reses turut dihadiri oleh sejumlah perwakilan instansi terkait, antara lain Kelurahan Tegal Rejo, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Perwakilan SDABMBK, Alfred, menanggapi keluhan banjir yang disampaikab warga dengan menyebutkan bahwa permasalahan yang terjadi di lapangan salah satunya disebabkan oleh minimnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah. “Sampah seperti botol aqua, popok bayi, bahkan rtempat tidur ditemukan menyumbat drainase,” jelasnya.
Dari DLH, Indra Utama Pohan Simanjuntak selaku Direktur Bank Sampah mengajak warga meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan lebih bijak. “Sampah rumah tangga bisa memiliki nilai ekonomis jika dikelola dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Datuk Iskandar Muda menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan mengontrol berbagai persoalan di lapangan melalui koordinasi lintas sektor. “Kita akan terus melakukan kontrol dan koordinasi dengan semua pihak terkait persoalan infrastruktur dan banjir,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat agar turut serta menjaga kebersihan dan merawat lingkungan. “Masalah di kota ini tidak akan selesai hanya oleh pemerintah. Masyarakat juga harus berperan aktif,” ujarnya.
Begiti juga soal parkir, pihaknya mendorong agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ini terus meningkat. "Target hari ini di bidang Perparkiran mencapai 40 miliar, kita monta ini terus ditingkatkan, " ungkapnya.
Datuk Iskandar menekankan bahwa APBD Kota Medan yang mencapai Rp7,4 triliun harus mampu menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung dan menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di lapangan. (mar)