![]() |
IKD DPRD Medan menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Putri Hijau yang diwakili Herlina Chaniago, Jumat (25/7/2025). (ft-maria/klikmetro) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Ikatan Keluarga Dewan (IKD) DPRD Medan memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Putri Hijau, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, Jumat (25/7/2025). Bantuan yang diberikan merupakan uang tunai sebagai rasa belasungkawa atas musibah yang dialami ratusan warga tersebut.
Rombongan yang didominasi para istri dari Anggota DPRD Medan ini dipimpin Sri Afnidar Rajudin. Wanita berhijab ini menyampaikan rasa prihatinnya dan berharap warga masyarakat ikhlas dan kuat menghadapi cobaan.
![]() |
Ketua IKD DPRD Medan Sri Afnidar Rajuddin bersama pengurus mengunjungi korban kebakaran di Jalan Putri Hijau Medan, Jumat (25/7/2025). (ft-maria/klikmetro) |
"Kita tidak tahu kapan Allah SWT memberikan cobaan kepada kita, namun sebagai hambanya kita harus kuat dan ikhlas menghadapi. Kami berharap bantuan yang diberikan ini dapat mengurangi beban dari bapak dan ibu," kata Sri yang merupakan istri dari Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala.
Dia menyebutkan bantuan yang diberikan merupakan hasil patungan dari IKD.
Ditanyakan wartawan mengapa bantuan bukan sembako? Sri menyebutkan kemungkinan para korban membutuhkan materi untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
"Bantuan kami ini ala kadarnya. Kami sepakat patungan dan memberikan uang karena merasa para korban membutuhkan materi. Meski pun sedikit, kami berharap bantuan ini dapat mengurangi beban dan memberikan semangat bagi para korban," kata Sri yang diaminkan Wulan, Bendahara IKD serta anggota IKD lainnya.
Herlina Chaniago perwakilan dari korban kebakaran tampak terharu menerima bantuan yang diserahkan padanya. Boru Sialagan yang berada disamping Herlina juga tak kuasa menahan tangis. Kedua ibu rumah tangga ini menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya atas perhatian yang diberikan.
"Kami berterimakasih atas bantuan para ibu IKD DPRD Medan. Semoga ibu-ibu semua diberi limpahan rejeki, dimudahkan urusannya dan selalu mendapat berkah dari Allah SWT," kata Herlina berurai airmata sembari memeluk Ketua IKD.
Penyerahan bantuan itu disaksikan langsung oleh Lurah Kesawan Rahmat Afandy Nasution. Dia menyampaikan terimakasih atas perhatian dan kepedulian IKD DPRD Medan yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk para korban kebakaran.
"Pemko Medan telah membangun dua posko, satu posko penjagaan/pengamanan dan satu posko lagi untuk penampungan. Selain itu juga disediakan dapur umum, tim medis dan toilet umum," ungkap lurah.
Pada kesempatan itu, Ketua IKD juga memberikan pakaian bekas untuk korban kebakaran.
Mushola Istiqomah Tidak Terbakar
Saat kunjungan tersebut, Sri Afninar Rajudin takjub melihat Mushola Istiqomah yang tidak terbakar. Padahal jaraknya hanya 2-3 meter dari lokasi.
Kesempatan itu digunakannya dengan mengunjungi mushola dan menemui beberapa jamaah yang berada di sana.
Warga mengungkapkan, saat kebakaran terjadi dinihari, api sangat marak membakar puluhan rumah. Namun sekitar beberapa meter dari mushola, api bergulung dan berubah arah.
"Alhamdulilah tak ada korban jiwa. Kobaran api juga tak menyambar mushola, padahal di belakang dan disampingnya rumah-rumah habis terbakar," kata warga.
Masih Trauma
Pada kesempatan terpisah, Herlina yang ditemui wartawan mengungkapkan keluarganya sudah 80 tahun tinggal di Kawasan itu. Ibu empat anak ini tak mengira akan terjadi musibah kebakaran karena saat itu dia sedang nyenyak tertidur.
Dia mengaku masih trauma atas kebakaran tersebut. Begitu juga warga lainnya yang terdampak kebakaran.
Boru Sialagan mengungkapkan, tak ingin menyalahkan atau pun mencari kesalahan atas musibah tersebut. Janda anak tiga ini berharap pemerintah segera membantu agar rumah para korban kembali terbangun.
"Saya tak ingin menyalahkan, dan memang tak perlu saling menyalahkan. Semuanya sudah ketentuan dari Yang Maha Esa. Kami hanya berharap bisa kembali menempati rumah dan pemerintah membantu mewujudkan keinginan kami, para korban kebakaran," pintanya.
Amatan wartawan, puluhan warga tampak berada di posko penampungan. Tampak menumpuk bantuan logistik berupa beras, gula, minyak makan, telur, mi instan dan lainnyas. Selain itu tumpukan pakaian bekas juga terlihat. Beberapa warga memilah-milah pakaian bantuan yang diberikan donator untuk mereka gunakan.
Para korban mengungkapkan sudah lima hari berada di posko pasca kebakaran terjadi dan berharap Pemko Medan membangun kembali rumah-rumah mereka agar dapat beraktifitas normal lagi.
"Sampai sekarang anak-anak kami belum sekolah. Mereka masih trauma kebakaran itu," kata warga.
Untuk diketahui, peristiwa kebakaran di Asrama Kobek Medan yang terletak di Jalan Putri Hijau, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat terjadi pada Minggu dini hari (20/7/2025).
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang melanda 31 rumah, dihuni 40 Kepala Keluarga (KK), dengan total keseluruhan pengungsi 338 jiwa. (mar)