Antisipasi Karhutla, Kapolda Sumut Cek Langsung Kesiapan Personel dan Alutsista

Selasa, 25 Agustus 2026 / 23.19

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto memimpin langsung apel pengecekan kesiapan personel, peralatan, hingga kendaraan operasional untuk menghadapi situasi tanggap darurat karhutla digelar di Lapangan Samapta Polda Sumatera Utara, Senin (24/8/2026). (ft-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., memimpin langsung apel pengecekan kesiapan personel, peralatan, hingga kendaraan operasional untuk menghadapi situasi tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan peninjauan ini digelar di Lapangan Samapta Polda Sumatera Utara pada Senin (24/8/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB.

Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, Irjen Pol Whisnu memeriksa satu per satu kelayakan sarana dan prasarana pendukung. Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh unsur penanganan karhutla dalam kondisi prima dan siap dimobilisasi secara cepat saat dibutuhkan di lapangan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen konkret jajaran kepolisian dalam mengantisipasi potensi bencana karhutla di wilayah Sumatera Utara.

"Bapak Kapolda menekankan bahwa kesiapsiagaan harus dipastikan secara menyeluruh. Bukan hanya personel, tetapi juga peralatan dan kendaraan harus dalam kondisi siap operasional. Ketika terjadi keadaan darurat, seluruh unsur harus bisa bergerak dengan cepat," ujar Kombes Pol Ferry menyampaikan arahan Kapolda Sumut.

Lebih lanjut, Ferry menambahkan bahwa efektivitas pemadaman di lapangan sangat bergantung pada fungsi sarana dan prasarana. Oleh karena itu, Polda Sumut enggan mengambil risiko dengan menunda pengecekan hingga bencana benar-benar terjadi.

"Semua harus sudah siap dari sekarang, sehingga apabila ada laporan atau titik api, personel bersama peralatan dan kendaraan dapat langsung digerakkan," tegasnya.

Guna memaksimalkan upaya penanganan, Polda Sumut juga memperkuat jaringan koordinasi dengan berbagai instansi terkait, mulai dari TNI, pemerintah daerah, BPBD, Manggala Agni, hingga pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya. Sinergi lintas sektor ini diharapkan dapat mematangkan penanganan terpadu, yang meliputi deteksi dini, eksekusi pemadaman, hingga lokalisasi area agar api tidak meluas.

Di akhir keterangannya, Kombes Pol Ferry turut mengimbau lapisan masyarakat untuk ikut aktif menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara dibakar. Warga juga diminta segera melapor ke posko terdekat jika menemukan adanya titik api atau aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran.

"Pencegahan menjadi langkah utama. Namun apabila terjadi karhutla, kita pastikan personel, kendaraan, dan peralatan sudah siap untuk memberikan respons secepat mungkin," pungkasnya.(red)
Komentar Anda

Terkini