Marak Aksi Begal di Arteri Bandara Kualanamu, Pekerja Sif Pagi Jadi Korban

Senin, 21 September 2026 / 20.31

Akses menuju Bandara Kualanamu rawan kriminalitas aksi begal. (istimewa)

DELI SERDANG, KLIKMETRO.COM - Gangguan kamtibmas berupa aksi pembegalan dilaporkan semakin marak terjadi di Jalan Arteri Bandara Kualanamu, tepatnya di kawasan kebun sawit Penara hingga jembatan flyover depan pintu gerbang Bandara Kualanamu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. 

Kondisi jalan yang sepi dan minim penerangan pada malam hingga subuh hari ditengarai menjadi lokasi strategis bagi para pelaku untuk melancarkan aksinya.Dalam dua bulan terakhir, sejumlah pengendara sepeda motor—mayoritas merupakan warga yang hendak berangkat kerja—dilaporkan telah menjadi korban keganasan kawanan begal di jalur tersebut.

Peristiwa terbaru menimpa seorang wanita yang bekerja di lingkungan Bandara Kualanamu pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 04.00 WIB. Korban dihadang oleh komplotan begal bersenjata tajam saat sedang menempuh perjalanan menuju tempat kerja untuk sif pagi. Akibat insiden tersebut, sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi BK 6357 AMA milik korban dibawa kabur pelaku.

Menurut keterangan salah satu sumber di lapangan, pelaku diduga berjumlah empat orang yang beraksi dengan mengendarai dua sepeda motor, yakni Yamaha NMax hitam dan Honda Vario hitam.

"Saat itu korban sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja untuk sif pagi, beriringan dengan rekan kerjanya. Tepat di atas flyover sebelum loket tiket bandara, sepeda motor korban dipepet oleh empat orang pria tak dikenal," ujar sumber tersebut saat dikonfirmasi wartawan, Senin (21/9/2026).

Setelah berhasil menghentikan laju kendaraan korban, salah satu pelaku yang mengenakan hoodie dan penutup wajah langsung turun dan menodongkan senjata tajam ke arah korban.

Dalam kondisi panik, korban secara spontan mematikan mesin kendaraannya dan langsung berlari menyelamatkan diri untuk meminta bantuan. Korban juga berhasil membawa remot (keyless) motor yang disimpan di dalam tasnya.

"Pelaku sempat mengejar korban untuk meminta remot tersebut. Namun, karena melihat sorot lampu kendaraan lain dari kejauhan, para pelaku akhirnya mendorong sepeda motor korban dan melarikan diri dari lokasi," pungkas sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Deli Serdang dilaporkan masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna memburu para pelaku yang meresahkan masyarakat tersebut. (fan) 

Komentar Anda

Terkini