KARO, KLIKMETRO.COM - Pemerintah Kabupaten Karo menerima kunjungan strategis dari pimpinan PT Sinaga Group Global Export, Zecchini Vittoria dan Mery Krisma Sinaga, di Kantor Bupati Karo, Selasa (15/9/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk menawarkan peluang besar pemasaran berbagai produk pertanian unggulan Karo langsung ke pasar Eropa, khususnya melalui jaringan bisnis di Italia.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Bupati Karo, Antonius Ginting, bersama Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Ronal Jamo Simangunsong, SP, M.Si, serta perwakilan Kelompok Tani Kabupaten Karo.
Dalam paparannya, PT Sinaga Group Global Export yang telah berpengalaman sebagai Exclusive Marketing Manager di Italia untuk sejumlah eksportir Indonesia, mengungkapkan bahwa produk Karo memiliki potensi besar. Beberapa komoditas yang dinilai sangat diminati di pasar Eropa antara lain kopi, buah yang dikeringkan, serta produk rempah-rempah.
Namun, pihak perusahaan juga blak-blakan mengenai tantangan berat yang selama ini dihadapi produk Indonesia di mata pembeli Eropa. Masalah utama yang sering muncul meliputi ketidakpatuhan terhadap kontrak, rendahnya komitmen dan konsistensi, serta kesulitan dalam menjaga kualitas produk secara berkelanjutan.
Untuk mengatasi hambatan tersebut, PT Sinaga Group menawarkan kolaborasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Karo. Perusahaan siap bertindak sebagai penghubung langsung (direct link) antara petani Karo dengan klien di Eropa.Meski demikian, pasar Eropa menerapkan standar yang sangat ketat. Petani Karo diwajibkan memenuhi persyaratan mutakhir, termasuk kepemilikan sertifikat EUDR (European Union Deforestation Regulation) dan sistem ketertelusuran produk untuk memastikan komoditas yang dijual bebas dari isu deforestasi (penggundulan hutan).
Menanggapi tawaran tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Karo menyambut baik dan berharap kerja sama ini dapat segera terwujud. Pemerintah daerah berharap kolaborasi ini menjadi solusi jangka panjang yang berkelanjutan bagi para petani, baik dari segi kepastian produksi maupun dalam memotong rantai pemasaran agar lebih efisien dari petani langsung ke konsumen.
Langkah ini dinilai sebagai momentum besar bagi Kabupaten Karo untuk memperbaiki sistem tata niaga, meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional, sekaligus mendongkrak perekonomian daerah. (ton)
