Bupati Batubara Bersama Dirut BUMD Tinjau Panen Melon di Air Putih, Dukung Penguatan Ketahanan Pangan

Minggu, 13 September 2026 / 15.19

Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian meninjau panen melon di Air Putih bersama Direktur Utama BUMD Perseroda Dr. Mukhrizal Arif. (ft-ist)

BATUBARA, KLIKMETRO.COM - Potensi hortikultura Kabupaten Batu Bara mulai menunjukkan skala ekonomi yang menjanjikan. Dari lahan seluas sekitar 2 hektare di Desa Pasar 8, Kecamatan Air Putih, panen perdana melon menghasilkan sekitar 25 ton, Sabtu (12/9/2026).

Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian meninjau langsung panen tersebut bersama Direktur Utama BUMD Perseroda Dr. Mukhrizal Arif dan warga. Kunjungan itu sekaligus menjadi penanda bahwa pengembangan komoditas hortikultura lokal dinilai memiliki peluang untuk diperluas sebagai sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

Baharuddin mengapresiasi hasil panen di lahan milik Santoso tersebut. Menurut dia, keberhasilan budidaya melon tidak hanya berbicara mengenai produksi pertanian, tetapi juga menyangkut bagaimana komoditas lokal dapat masuk ke rantai pasok pangan yang lebih luas.

“Dengan hasil panen seperti ini, kita berharap dapat dimanfaatkan untuk mendukung program MBG melalui SPPG yang ada di Kabupaten Batu Bara. Ini merupakan potensi yang harus kita dorong bersama,” ujar Baharuddin.

Menurut Bupati, keterhubungan antara petani lokal dan kebutuhan pangan daerah menjadi salah satu kunci agar sektor pertanian tidak berhenti pada produksi. Jika pasar dapat dibangun secara berkelanjutan, pengembangan melon berpeluang memberikan kepastian usaha sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat menekuni sektor hortikultura.

Baharuddin berharap luas lahan dan jumlah petani melon di Batu Bara terus bertambah. Pemerintah daerah, kata dia, perlu membangun sinergi dengan petani, pelaku usaha, BUMD dan masyarakat agar potensi pertanian dapat berkembang dari skala individual menjadi kekuatan ekonomi daerah.

“Harapan kita ke depan semakin luas lagi lahannya dan semakin banyak petani yang mengembangkan melon. Ini bagian dari upaya kita meningkatkan ketahanan pangan, sebagaimana yang selalu disampaikan oleh Bapak Presiden,” katanya.

Panen perdana di Air Putih tersebut sekaligus memperlihatkan peluang Batu Bara untuk memperkuat basis produksi pangan dari sektor hortikultura. Dengan produksi mencapai sekitar 25 ton dari dua hektare pada panen awal, komoditas melon dapat menjadi salah satu pilihan pengembangan pertanian bernilai ekonomi sekaligus membuka akses pasar baru bagi produk lokal. (dan)

Komentar Anda

Terkini