Temui Massa Aksi SPI di Hari Tani Nasional, Bupati Asahan Ajak Petani Rumuskan Solusi Bersama

Kamis, 24 September 2026 / 20.27

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin turun langsung menemui massa dari Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Asahan yang menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Bupati Asahan, Kamis (24/09/2026). (Istimewa)

ASAHAN, KLIKMETRO.COM - Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turun langsung menemui massa dari Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Asahan yang menggelar aksi unjuk rasa di Halaman Kantor Bupati Asahan, Kamis (24/09/2026). Kehadiran langsung orang nomor satu di Pemkab Asahan ini disambut baik oleh para peserta aksi yang hadir bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional.

Di hadapan Bupati, Ketua DPW SPI Sumatera Utara Jubaidah Tambunan dan Ketua DPC SPI Asahan Binsar Daniel Manurung secara bergantian menyampaikan orasi. Mereka membawa tema besar “Reforma Agraria Sejati, Tanah untuk Petani, Keadilan Agraria untuk Rakyat” dan menegaskan bahwa penyelesaian konflik tanah harus memberikan kepastian hukum serta menghentikan kriminalisasi terhadap petani sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 1960 (UUPA).

Ada empat tuntutan utama yang disampaikan langsung kepada Bupati Asahan, yaitu:
• Legalisasi Lahan: Mendesak legalisasi tanah-tanah perjuangan SPI di Kabupaten Asahan.
• Tuntaskan Konflik: Menyelesaikan seluruh konflik agraria daerah dengan mengedepankan keadilan bagi masyarakat.
• Stop Kriminalisasi: Menghentikan intimidasi hukum terhadap petani yang memperjuangkan ruang hidupnya.
• Reforma Agraria Sejati: Menjalankan amanat UUPA secara konsisten demi kesejahteraan rakyat.
Merespons tuntutan yang disampaikan langsung kepadanya, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyatakan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menyelesaikan persoalan ini. Namun, ia menjelaskan bahwa saat ini daerah masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) teknis dari pemerintah pusat.
"Kita masih menunggu petunjuk pelaksana dari pemerintah pusat. Apabila petunjuk pelaksana sudah ada, kita akan segera melaksanakan ketentuan sesuai undang-undang yang berlaku, termasuk langkah-langkah yang menjadi kewenangan kabupaten," ujar Taufik di hadapan massa.

Bupati juga secara terbuka mengajak perwakilan kelompok tani untuk duduk bersama dengan pemerintah daerah dalam merumuskan penyelesaian. Langkah ini dinilai penting agar formula solusi yang diambil tidak bersifat sepihak dan memiliki dasar hukum yang kuat.

"Mari kita bersama-sama, baik dari kelompok tani maupun pemerintah, mencari solusi persoalan pertanian ini. Kita rumuskan keputusan bersama sesuai peraturan perundang-undangan agar bapak dan ibu sekalian juga tidak menyalahi aturan," ajak Bupati.

Selain menampung aspirasi, Bupati turut mengucapkan terima kasih atas jalannya aksi yang tertib serta menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada SPI dalam momentum Hari Tani Nasional.

Pemkab Asahan menegaskan akan terus meningkatkan koordinasi lintas sektor bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Polres Asahan.

Aksi massa ini berlangsung kondusif. Bupati Asahan bersama Kapolres Asahan, Kepala BPN Asahan, serta jajaran OPD terkait tampak bersalaman dan melakukan foto bersama dengan para pengunjuk rasa sebelum massa membubarkan diri. (mar)
Komentar Anda

Terkini