-->

Pemko Medan Dukung Jalan Layang Kereta Api Medan - Kualanamu

Sabtu, 04 Januari 2020 / 19.27
Plt Walikota Medan diskusi dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi terkait pembangunan jalan layang.
MEDAN, KLIKMETRO - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghadiri Acara Diskusi Panel bersama Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ir Budi Karya Sumadi terkait dengan pembangunan Jalan Layang Kereta Api Lintas Kualanamu - Medan di Stasiun Kereta Api Medan, Sabtu (4/1/2020).
Diskusi panel ini dibuka secara langsung Menteri Perhubungan Republik Indonesia Ir Budi Karya Sumadi mengusung tema Jalan Layang Kereta Api Solusi Angkutan Massal Sekejap dan Nyaman, Lalu Lintas Aman dan Lancar. Turut hadir dalam diskusi tersebut Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Zulfikri dan Wakil Bupati Deli Serdang HM Ali Yusuf Siregar.
Dalam sambutannya Menteri Perhubungan RI, menyambut baik dengan adanya diskusi ini karena akan menghasilkan suatu masukan untuk kemajuan jalur layang ini. Selain itu Budi Karya juga mengucapkan selamat untuk Kota Medan yang telah memiliki jalur layang ini, rencananya jalur layang ini akan diteruskan hingga ke Binjai.
"Kota Medan menjadi prioritas terhadap pembangunan jalur layang ini untuk itu saya ingin jalur ini dapat dimanfaatkan dengan maksimal," kata Budi Karya Sumadi.
Usai menghadiri acara tersebut, Plt Wali Kota mengatakan, Per 1 Desember 2019 lalu, jalan layang kereta api yang menghubungkan Kualanamu dengan Medan telah mulai dioperasikan. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi warga Kota Medan yang ingin bepergian menggunakan kereta api ke Kualanamu. Ini juga menjadi kabar baik bagi para pengguna kendaraan bermotor, karena perjalanan akan lebih lancar karena kereta api Kualanamu telah berjalan di atas mereka di jalur jalan layang.
Dengan beroperasinya jalur layang ini, jelas Akhyar, maka akan banyak keuntungan dan peningkatan pelayanan jasa angkutan kereta api tujuan bandara. Salah satu keuntungan yang sangat terlihat adalah waktu tempuh yang lebih singkat dari sebelumnya yang mencapai 30 sampai 45 menit, berkurang menjadi hanya 28 menit. (rel)
Komentar Anda

Terkini