-->

Kasus Warga Sembuh Covid-19 di Kabupaten Sergai Meningkat

Senin, 12 Oktober 2020 / 17.15

Jubir GTPP Covid-19 Sergai Drs H Akmal.

SERGAI, KLIKMETRO - Warga Kabupaten Serdang Bedagei (Sergai) semakin bertambah banyak yang dinyatakan sembuh dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Hal ini menjadi kabar baik di minggu kedua bulan Oktober. '

Seperti yang disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19 Kabupaten Sergai Drs. H. Akmal, AP, M.Si, saat ditemui di ruang kerjanya Kantor Dinas Kominfo di Sei Rampah, Senin (12/10/2020), dalam sepekan, sejak Senin hingga Kamis (05-08/10/2020), tercatat 16 warga Kabupaten Sergai dinyatakan bebas Covid-19 setelah menjalani perawatan intensif dan isolasi mandiri.

“Alhamdullilah, kita bersyukur proses penanganan Covid-19 yang dilakukan berjalan dengan baik dan ini dibuktikan lewat angka kesembuhan warga kita yang meningkat cukup tinggi minggu ini,” kata Akmal.

Ia menjelaskan, keenam belas warga Sergai yang sudah dinyatakan pulih oleh pihak Rumah Sakit rujukan berasal dari beberapa Kecamatan, yaitu Perbaungan, Sipispis dan Pegajahan. 

“Rinciannya dimulai pada hari Rabu lalu, 9 warga Sergai dari Kecamatan Perbaungan dan Kecamatan Sipispis dikabarkan sembuh. Adapun identitasnya adalah inisial PMK (Pr, 26), DTA (Lk, 30) dan M (Pr, 63) yang merupakan warga Perbaungan, lalu inisial RPD (Lk, 25), AS (Lk, 30), IA (Pr, 28), LJN (Lk, 40), Z (Lk, 40) dan AKK (Lk, 30) yang beralamat di Sipispis,” jelasnya.

Kemudian Akmal menambahkan, angka warga sembuh Covid bertambah lagi pasca informasi yang didapat pada hari Kamis (08/10) kemarin. “Kamis lalu, 7 orang warga Sergai kembali dinyatakan sembuh. Ketujuh warga ini berasal dari 2 kecamatan yang berbeda yaitu dari Perbaungan dan Pegajahan. Untuk warga yang berdomisili di Perbaungan adalah inisial D (Lk, 57), MA (Lk, 30) dan YA (Pr, 40). Sedangkan warga yang beralamat di Pegajahan ada 4 orang yaitu inisial RBS (Pr, 28), J (Lk, 63), SA (Pr, 51) dan W (Pr, 55). Sehingga jika ditotalkan ada 16 warga yang sembuh,” terang Akmal lagi.

Kasus konfirmasi Covid-19 juga Bertambah

Namun Akmal juga menyampaikan jika di minggu ini kasus konfirmasi dan korban meninggal akibat positif Covid-19 di peta sebaran Kabupaten Sergai mengalami penambahan.

“Info yang kami dapatkan, 2 orang warga dinyatakan positif Covid-19 pada Rabu (07/10). Kedua orang tersebut sama-sama beralamat di Sei Rampah yaitu inisial LS (Pr, 43) dan EAL (Lk, 45). Di saat yang sama, kami juga mendapatkan informasi terkait satu warga inisial J (Lk, 65) yang sebelumnya merupakan kasus probabel karena saat itu hasil PCR Test belum keluar saat korban dinyatakan meninggal dunia 11 September di RS Martha Friska. Kemudian hasil PCR Test keluar tanggal 06 Oktober yang menyatakan jika yang bersangkutan positif Covid-19 atau hampir satu bulan setelah almarhum meninggal dunia. Pasien juga telah dimakamkan pada tanggal 11 September secara protokol pemakaman Covid-19 di pemakaman umum di Kecamatan Bintang Bayu,” paparnya.

Akmal meneruskan, pertambahan kembali terjadi sesuai dengan laporan yang diterima pada hari Kamis, di mana 4 warga Sergai mesti menjalani perawatan dan isolasi setelah hasil PCR test menyatakan mereka positif terpapar Covid-19.

“4 warga tersebut masing-masing berdomisili di Sei Rampah dan Tebing Tinggi. Warga Sei Rampah yaitu inisial PP (Lk, 19) dan STM (Lk, 12). Sedangkan warga Tebing Tinggi adalah insial MG (Pr, 30) dan HS (Pr, 53),” jelasnya.

Akmal menyebut, dengan adanya pertambahan jumlah warga yang sembuh, kasus konfirmasi dan meninggal dunia, menjadikan angka peta sebaran Covid-19 menjadi 183 kasus dengan rincian 157 orang sudah dinyatakan sembuh, 19 kasus konfirmasi positif dalam isolasi mandiri maupun perawatan di RS rujukan serta 7 (tujuh) orang positif covid-19 meninggal dunia.

“Tetap jalankan protokol kesehatan secara disiplin dengan menggunakan masker yang sesuai, cuci tangan dengan sabun sesering mungkin, jaga jarak fisik dan konsumsi makanan bergizi serta berolahraga yang rutin untuk menjaga imunitas tubuh. Mari berdoa dan berusaha agar pandemi ini bisa segera berakhir,” tandasnya. (mar)

Komentar Anda

Terkini