-->

Tips Jitu Kapolsek Lima Puluh Tangani Covid-19, Budayakan Malu Tak Pakai Masker

Rabu, 25 November 2020 / 15.22

Kapolsek Lima Puluh Iptu Rusdi SH MM memberi bantuan sembako kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19. 

BATUBARA, KLIKMETRO - Banyaknya korban yang meninggal akibat coronavirus 2019 (covid-19), membuat pihak kepolisian menjadi garda terdepan guna memutus mata rantai penyebaran virus asal Wuhan, China ini.

Berbagai cara dilakukan petugas berseragam coklat ini. Salah satunya gencar menggelar operasi yustisi agar masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menerapkan 3 M, yakni memakai Masker, Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak.

Langkah inilah yang dilakukan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lima Puluh, Inspektur Satu (Iptu) Rusdi SH MM guna menekan angka covid-19 di Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara, khususnya di kawasan Lima Puluh.

Kapolsek Lima Puluh Iptu Rusdi membagikan masker kepada masyarakat.

Menurut Iptu Rusdi, ada 3 tips jitu yang sering dilaksanakannya dan sangat ampuh untuk mengantisipasi penularan covid-19. "Pertama, giat melaksanakan Operasi Yustisi, kedua giat melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan 3 M, dan ketiga giat melaksanakan bakti sosial (baksos),"ujar kapolsek saat ditemui wartawan di ruangannya, Rabu (25/11/2020).

Pada point pertama tips yang dibaginya, Rusdi memaparkan, pihaknya rutin melaksanakan Operasi Yustisi di tempat-tempat ramai. Seperti pasar, jalan raya, dan warung-warung, dengan bertujuan mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi prokes. 

"Bagi pelanggar akan kami berikan sanksi sosial ringan dan kemudian kami pakaikan masker dan diajak berfoto bersama sambil memegang poster 'Saya Malu Tidak Memakai Masker',''kata perwira menengah ini sembari tertawa kecil.

Selanjutnya di point kedua, pihaknya melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan kepada tokoh-tokoh masyarakat tentang pentingnya melaksanakan 3M yaitu Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak. 

"Namun dalam penyuluhan tersebut kami membatasi jumlah pesertanya dan menghimbau agar para peserta tetap mematuhi prokes. Peserta yang kami pilih adalah orang-orang yang berpengaruh dalam lingkungan masyarakat sehingga dapat menyambungkan lidah kami kepada masyarakat lainnya. Kami juga menggandeng rekan-rekan media agar selalu mempublikasikan kegiatan prokes sehingga pesan dari sosialisasi-sosialisasi kami lebih cepat dan tepat tersampaikan kepada masyarakat,''kata Rusdi.

Di point ketiga, lanjutnya, Polsek Lima Puluh rutin melaksanakan kegiatan baksos berupa membagi-bagikan sembako kepada masyarakat. Ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat terutama dalam sektor ekonominya yang pada saat ini melemah karena adanya pandemi covid-19.

"Kita tahu pandemi ini sangat mengganggu perekonomian. Dengan melakukan baksos dan disertai sosialisasi pemahaman pentingnya menerapkan prokes, kita harapkan masyarakat semakin sadar menjaga kesehatan dan mendisplinkan diri mematuhi protokol kesehatan,"kata pria yang sebelumnya bertugas di Satuan lalu lintas dengan jabatan terakhir sebagai KBO Sat Lantas di Polres Asahan tersebut.

Situasi pandemi covid-19 tak membuat pria kelahiran 1974 ini tinggal diam. Meski diantara rekan-rekannya yang juga menjabat kapolsek, pangkatnya lebih rendah, namun Rusdi terus berupaya melakukan inovasi-inovasi untuk mengatasi kejahatan di wilayah hukumnya.

Bermula sejak 4 Desember 2019 lalu, dilantik sebagai Penjabat sementara (Pjs) Kapolsek Lima Puluh, pamen ini merasa diuji dan diberi tantangan untuk memimpin Polsek dengan pangkat yang rendah dibandingkan dengan rekan-rekan kapolsek lainnya yang ada di Batu Bara. Kegigihannya membuahkan hasil. Tertanggal 12 Agustus 2020 berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumut, Iptu Rusdi dikukuhkan sebagai Kapolsek Lima Puluh. 

"Pendekatan persuasif dengan masyarakat, itu yang perlu dilakukan. Tiga tips inilah yang gencar kami lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,"pungkasnya.

Hal lain yang rutin dilakukan Iptu Rusdi, mengelilingi wilayah hukumnya dengan mengendarai sepeda motor Trail. Ditemani beberapa personel, Iptu Rusdi melintasi sejumlah lokasi mulai dari Desa Perkebunan Dolok sampai Desa Sumber Padi di Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara dan menyapa warga seraya mengajak ikut serta menjaga situasi kamtibmas agar aman dan kondusif.

Gencarnya pihak kepolisian melaksanakan operasi yustisi ternyata cukup menekan kasus covid-19 di Kabupaten Batubara. Misalnya di Kecamatan Lima Puluh untuk periode Selasa (24/11/2020) seperti yang dilansir di halaman siagacovid19.batubara.go.id, jumlah yang terkonfirmasi ada 16 kasus, dengan 1 orang meninggal, dinyatakan sembuh 13 orang dan masih diisolasi ada 2 orang. Berarti dapat disimpulkan bahwa jumlah kasus masih tergolong rendah dan yang sembuh mencapai 90%. 

Sementara, untuk penyebaran Covid-19 di Kabupaten Batu Bara mengalami penurunan dengan jumlah 225 kasus. Diantaranya, meninggal dunia sebanyak 5 orang, sembuh 201 orang dan diisolasi sebanyak 19 orang.

Penurunan tersebut dipicu dengan semangatnya pemerintah setempat dengan melaksanakan sosialiasi terhadap penyebaran virus menakutkan ini.(sakti)

Komentar Anda

Terkini