DELI SERDANG, KLIKMETRO.COM - Menindaklanjuti aksi yang dilakukan sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Jaringan Mahasiswa Indonesia (JMI) dengan menghadang truk-truk bertonase tinggi yang melintas di kawasan Medan Estate, muspika plus Kecamatan Percut Sei Tuan menggelar rapat mendadak, Rabu (20/1/2021).
"Kerusakan jalan ini mengundang perhatian dari berbagai kalangan, termasuk dari mahasiswa yang kemarin melakukan demo memprotes truk-truk bertonase di atas 8 ton. Ini merupakan pelanggaran karena melebihi dari batas tonase yang sudah ditentukan,"kata Camat Percut Sei Tuan Drs Khairul Azman MAP dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan dari Perusahaan Citraland dan Semen Merah Putih.
Selain meminta agar pengusaha mematuhi peraturan, diminta juga partisipasinya melakukan perbaikan jalan yang rusak. Doli, perwakilan dari perusahaan Semen Merah Putih berjanji akan memperbaiki jalan. Dukungan sama juga diberikan oleh pihak Citraland sebagai perusahaan properti yang ada di Desa Medan Estate.
Pertemuan tersebut juga membahas perbaikan drainase guna mengantisipasi banjir. Rocky menyebutkan, pihak PUPR akan mencari solusi mengatasi banjir dengan terlebih dulu mencari penyebab titik utamanya.
Di akhir pertemuan, camat berharap agar pihak Perusahaan Semen Merah Putih secepatnya melaksanakan perbaikan jalan rusak.
"Kita juga minta kepada kapolsek dan Danramil agar mengawal proses ini demi keamanan dan kenyamanan masyarakat,"tandas Khairul Azman.
Sebelumnya, beberapa hari lalu, sejumlah mahasiswa dengan mengatasnamakan JMI melakukan aksi memprotes truk-truk bertonase tinggi yang lalu lalang di seputaran Medan Estate. Truk-truk yang merupakan milik perusahaan di kawasan Medan Estate itu dinilai sudah melanggar peraturan dengan melebihi tonase. Mahasiswa menghadang sejumlah truk, selanjutnya pihak kepolisian melakukan penilangan. (lubis)
