-->

Astaga, Oknum Guru SMK di Medan Cabuli Siswinya

Jumat, 22 Oktober 2021 / 06.49

Oknum guru berinisial PGsaat digiring petugas Unit PPA Polrestabes Medan. (Surya/klikmetro) 

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Perbuatan PG (49), seorang guru SMK negeri di Medan, Sumatera Utara ini sungguh keterlaluan. Dia mencabuli seorang siswi inisial MNH (14) di hotel.

Akibat perbuatannya, PG yang berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) ini ditangkap Polrestabes Medan di sebuah warung yang tak jauh dari rumahnya di Kecamatan Medan Helvetia, pada Kamis lalu (16 Oktober 2021).

Menurut Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi oleh Kasat Reskrimnya Kompol Rafles Langgak Putra Marpaung dan Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Medan, AKP Mardianta Ginting pada konferensi pers di lapangan apel Polrestabes Medan (21/10/2021) menjelaskan awalnya korban berinisial MNH (14) yang merupakan anak didiknya menemui pelaku di sekolah untuk menyampaikan bahwa tidak jadi vaksin.

Lalu korban disuruh pelaku untuk menuju ke ruang praktek komputer, dan disana pelaku mengajak korban untuk makan dan minum di salah satu cafe di kawasan Jalan Ngumban Surbakti, hal ini pun disetujui korban

Kenyataannya bukan ke kafe, korban malah diajak ke hotel melati dikawasan Jamin Ginting. Didalam kamar tidur, korban dibujuk dan dirayu hingga akhirnya pelaku berhasil mencabuli korban.

Puas melampiaskan nafsu bejatnya oknum PNS ini pun tertidur.

"Saat itu ibu korban menelpon pelaku dan membuat pelaku terbangun. Saat ditanya oleh ibu korban, pelaku tak mengakui kalau korban sedang bersamanya di hotel. Usai ditelpon oleh ibu korban, pelaku pun meninggalkan korban begitu saja di hotel sambil memberikan uang sebesar Rp 20.000,"ucap Riko.

Lanjutnya lagi, setelah pelaku pergi, korban pun menelpon orang tuanya dan menceritakan kejadian yang menimpanya. Pihak keluarga korban pun langsung membuat laporan pengaduan ke Polrestabes Medan.

"Pelaku kita tangkap tak jauh dari rumahnya, selain MNH ada korban lainnya yang merupakan alumni sekolah tersebut dan juga sudah membuat laporan pengaduan, kami harap jika ada korban lainya agar bisa melaporkanya pada kepolisian,"pungkas Kombes Pol Riko Sunarko. (sur)

Komentar Anda

Terkini