| Kasat Lantas Polrestabes Medan Sonny W Siregar saat di lokasi longsor tikungan Tirtanadi Sibolangit-Sembahe. (Dedi/klikmetro) |
SIBOLANGIT, KLIKMETRO.COM - Pasca longsor di tikungan PDAM Tirtanadi Sibolangit-Sembahe yang menewaskan 3 orang, Satlantas Polrestabes Medan menggunakan sistem buka tutup jalur Medan-Brastagi agar lalu lintas lancar, Minggu (24/10/2021).
Ketiga korban yang tewas itu adalah penumpang mobil Xenia plat B 2236 KFB yang ringsek rata dengan aspal tertimpa longsoran material tanah dan bebatuan tersebut.
"Seluruh penumpang sudah berhasil dievakuasi dengan rincian dua orang masih hidup dan tiga orang sudah meninggal dunia. Para korban sudah dibawa ke rumah sakit terdekat," kata Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny W Siregar di lokasi kejadian.
Dikatakan Kasat Lantas, saat itu juga petugas Polantas yang sedang bertugas dan para masyarakat serta pengendara yang melintas melakukan pertolongan dan mengevakuasi penumpang untuk di bawa ke rumah sakit terdekat.
"Hingga kini proses evakuasi dan pembersihan material longsor masih terus berlangsung dengan menggunakan satu unit excavator dan alat berat lainnya," ucap Kasat Lantas.
"Sedangkan alat berat lainnya sedang dalam perjalanan. Di mana, kondisi di lokasi longsor sangat mengkhawatirkan karena tebing masih labil dan hujan turun dengan deras disertai angin kencang," jelasnya lagi.
Namun, sambung Kasat Lantas, pihaknya beserta instansi terkait lainnya masih terus berupaya secepat mungkin membersihkan material longsor, agar arus lalulintas dapat berjalan normal kembali.
"Hingga saat ini, untuk jalur masih dilakukan buka tutup mengingat kondisi hujan deras dan para operator excavator belum berani melakukan pembersihan total material di jalanan. Alat berat telah standby dua unit di lokasi dan Minggu (24/10/2021), para petugas segera tinjau lapangan dan langsung melakukan pembersihan," pungkas Kasat Lantas.
Adapun identitas kelima orang penumpang tersebut, yaitu Gusrini Boru Ginting (23) mahasiswa, warga Jalan Sedap Malam 1 No.48. Ia adalah korban yang selamat dan saat ini dirawat di RS Efarina Etaham, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo.
Kemudian, Ferdinan Tarigan (32) warga Jalan Pales 7-A No.37, juga adalah korban yang selamat dan saat ini dirawat di RSUP H Adam Malik, Medan.
Sedangkan tiga korban meninggal dunia adalah, Layani Boru Bangun (58) yang berprofesi sebagai, warga Sekoci Besitang dan saat ini jenazah korban di RSUP H Adam Malik, Medan.
Kemudian, Novita Sari Boru Sembiring Meliala (29) warga Sekoci Besitang yang merupakan anak dari Layani Boru Bangun, yang juga meninggal dunia dan saat ini jenazahnya di RSUP H Adam Malik, Medan.
Selanjutnya, Armando Sebayang (31) warga Jalan Parang IV. Saat ini jenazah korban di Puskesmas Sibolangit, Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. (dedi)