-->

Fraksi Golkar Pertanyakan Tak Tercapainya PAD Pemko Medan Dari Sektor Pajak Daerah

Senin, 06 Juni 2022 / 20.28

Anggota DPRD Medan Mulia Asri Rambe alias Bayek menyampaikan pemandangan umum Fraksi Golkar di paripurna DPRD Medan.(f-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan mempertanyakan kendala dan faktor penghambat dalam pencapaian pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak daerah.

Padahal realisasi pendapatan daerah tahun anggaran (TA) 2021 Pemerintah Kota (Pemko) Medan mencapai 96,43 persen dari target yang ditetapkan. Persentase pencapaian pendapatan TA 2021 ini, mengalami kenaikan sekitar 9,8% persen jika dibandingkan dengan tahun anggaran 2020. 

Kenaikan ini menunjukkan  Pemko Medan selama TA 2021 telah berupaya memaksimalkan peningkatan pendapatan asli daerah. Akan tetapi, dari sisi pajak daerah masih belum terealisasi secara optimal. 

Hal tersebut disampaikan Mulia Asri Rambe SH (Bayek) dalam pemandangan umum fraksinya terhadap nota pengantar Wali Kota Medan atas Ranperda Kota Medan tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan TA 2021 pada sidang paripurna DPRD Medan di gedung dewan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Senin (6/6/2022).

Rapat dipimpin Ketua DPRD Medan Hasyim SE, didampingi Wakil Ketua H Ihwan Ritonga, Rajudin Sagala dan HT Barumsyah. Hadir juga sejumlah pimpinan alat kelengkapan dewan dan anggota dewan lainnya. 

Hadir juga Walikota Medan Muhammad Boby Afif Nasution, Wakil Walikota Aulia Rachman, Sekretaris DPRD Medan M Ali Sipahutar dan sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan.

"Apa sebenarnya yang menjadi kendala dan faktor penghambat dalam pencapaian PAD dari sektor pajak daerah ini,"tanya Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan ini kembali.

Meskipun begitu, Bayek mengakui secara akumulatif, realisasi pendapatan Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk tahun anggaran (TA) 2021 tercatat mencapai Rp. 5,02 Triliun lebih.

Jumlah tersebut terdiri dari : pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1,90 Triliun lebih pendapatan transfer sebesar Rp. 2,97 Triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 138,99 Miliar lebih.

"Namun mengingat saat ini kondisi pandemi covid-19 mulai beralih menjadi endemi, Fraksi Partai Golkar DPRD Medan mengharapkan agar Pemko Medan dapat terus menggali sumber-sumber pendapatan daerah dan dapat terus melakukan inovasi untuk meningkatkan PAD Kota Medan ke depannya,"imbuh Bayek.

"Untuk itu, kami ingin mengetahui langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan Pemko Medan ke depan? Mohon penjelasan," tanya Bayek lagi.

Namun begitu lanjut Bayek, Fraksi Partai Golkar DPRD Medan menyampaikan apresiasi kepada Pemko Medan terhadap diraihnya kembali predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Pemko Medan tahun 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara. 

Semoga predikat WTP ini dapat terus diraih oleh Pemko Medan ke depannya, harap anggota dewan yang duduk di Komisi I ini mengakhiri pemandanngan umum fraksinya tersebut.(mar)

Komentar Anda

Terkini