-->

Akibat Warga Luar Daerah Kunjungi Kota Medan, Kasus Malaria Naik

Rabu, 28 September 2022 / 19.41

Saat ini angka kasus penyakit malaria naik di Kota Medan.(f-ilustrasi)

MEDAN, KLIKMETRO.COM -Selama tiga tahun ini, angka kasus malaria di Kota Medan naik. Hal itu diakibatkan warga luar Medan berkunjung ke ibu kota Provinsi Sumut ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Medan dr Pocut Fatimah Fitri membenarkan kenaikan kasus tersebut. "Ia naik, tapi kasusnya kebanyakan datang dari penduduk luar Medan yang berkunjung ke Medan," katanya, Rabu (28/9/2022).

Ia mengatakan warga luar Medan yang berkunjung ini dari Tanjungbalai, Deliserdang, Simalungun, Jawa Tengah, Semarang, Asahan, Labuhanbatu Selatan, Aceh, Humbang Hasundutan, Papua, Kisaran, Riau, Batubara.

Ia menyebutkan kasus malaria pada 2020 hanya 13 orang, tahun 2021 naik menjadi 31 kasus, tahun 2022 naik kembali ke 87 kasus (lagi berjalan). "Kasus malaria ini tidak ada menelan korban jiwa selama tiga tahun ini," ujarnya.

Ia mengatakan tiga warga Kecamatan Medan Deli, Medan Amplas, Medan Helvetia terkena malaria karena berkunjung ke luar daerah, sisanya dari luar Medan (10 kasus).

Di 2021, empat warga dari Kecamatan Johor (2 orang), Medan Baru, Medan Selayang terkena malaria saat berkunjung ke luar daerah. Sedangkan 27 orang lainnya dari luar Medan.

"Tahun 2022 belum lengkap datanya, karena di Sistem Informasi Malaria (Sismal) tidak kelihatan, dan rumah sakit rujukan masih ada yang belum mengantarkan datanya," ungkapnya.

Ditanyakan stok obat malaria di Dinkes Medan, ia mengatakan masih ada. "Kami mengimbau karena kasus ini penularan dari luar, supaya berobat sesuai anjuran dokter

Ia mengatakan upaya yang dilakukan Medan dalam penanganan kasus malaria antara lain, pelatihan E-Sismal bagi rumah sakit rujukan, pelatihan E-Sismal buat Puskesmas tahun 2023.

"Mendistribusikan obat anti malaria ke rumah sakit rujukan, dan melaporkan kasus malaria melalui aplikasi E-Sismal setiap bulan," jelasnya. (sit)

Komentar Anda

Terkini