Heboh, Penumpang Kapal Lompat ke Danau Toba, Nyawa Tak Terselamatkan

Jumat, 03 Februari 2023 / 02.40

Petugas KMP Ihan Batak saat mengevakuasi korban dan coba memberi pertolongan pertama. (ft-screenshot fb)

TOBA, KLIKMETRO.COM - Suasana panik mendadak terjadi di KMP Ihan Batak yang merupakan salah satu kapal penyeberangan 
di Danau Toba rute Ajibata - Ambarita (Samosir) dan sebaliknya.

Pasalnya seorang penumpang dikabarkan melompat ke perairan Danau Toba saat kapal berlayar dari Pelabuhan Ajibata Kabupaten Toba menuju Pelabuhan Ambarita Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir, Kamis (2/2/2023) sekira pukul 15.00 wib.

Malangnya, nyawa perempuan ini tak terselamatkan meski sempat dibawa ke rumah sakit.

Belakangan diketahui korban bernama Rossely Situmeang alias Mama Johanes (36), warga Jalan DI Panjaitan, Simpang Dua, Kota Pematangsiantar. Saat kejadian, korban bersama keluarganya hendak berlibur ke Pulau Samosir naik KMP Ihan Batak dari Ajibata menuju Samosir. Namun belum diketahui jelas apakah korban terjatuh atau melompat ke danau.

“Entah dia melompat atau karena terjatuh, belum dapat dipastikan,” kata seorang petugas Dishub Samosir.

Informasi yang diperoleh, ketika itu KMP Ihan Batak berangkat sekitar pukul 15.00 Wib dari Dermaga Fery Ihan Batak Ajibata, menuju Dermaga Ihan Batak di Ambarita. Namun baru berlayar beberapa mil, diperoleh informasi adanya penumpang lompat ke Danau Toba.

Hal ini diketahui setelah keponakan korban yang berada di anjungan lantai 3 melihat korban berenang di sebelah buritan KMP Ihan Batak dan langsung melaporkan peristiwa itu ke ABK Ihan Batak.

Selanjutnya Nahkoda KMP Ihan Batak melakukan manuver dan memutar haluan kapal ke arah
Pelabuhan Ajibata.

Kebetulan saat itu, melintas Kapal Pariwisata KM Carolina Cottage –yang membawa sejumlah turis luar negeri– dari daerah Tuktuk (Samosir) hendak ke Tigaraja, Kelurahan Tigaraja Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun.

Kapal kayu itu pun berhenti untuk berkoordinasi dengan KMP Ihan Batak. Sejumlah petugas KMP Ihan Batak pindah ke KM Carolina Cottage, karena kapal kayu itu lebih mudah bermanuver untuk mencari dan mendekati korban.

Berdasarkan amatan wartawan dari video yang beredar di akun Facebook Tioria Sihaloho, suasana di kapal terlihat panik. Terdengar jeritan-jeritan penumpang, sementara beberapa petugas kapal Ihan Batak bersama penumpang kapal kayu mengamati perairan untuk mencari sosok penumpang dimaksud.

“Ehhh udah nampak, udah nampak. Itu dia.. itu dia,” teriak penumpang. 

Kapal kayu pun berlayar mendekati sosok yang mengapung tersebut.
“Oohh cewek rupanya. Lompat aja bang.. lompat aja bang,” terdengar suara seorang wanita yang tampaknya merekam kejadian ini di ponselnya.

Petugas kapal Ihan Batak lalu melompat ke danau sembari membawa smembawa pelampung disusul petugas lainnya, untuk menyelamatkan korban. 

Saat dievakuasi korban terlihat mengenakan kaus dan celana panjang warna merah. Sebelum rekaman video berakhir, tampak seorang petugas Ihan Batak coba memberikan pertolongan untuk mengeluarkan air di tubuh korban.

Selanjutnya, kapal kayu kembali ke Pelabuhan Tigaraja untuk mengevakuasi korban. Dalam kondisi lunglai dan lemas, korban dilarikan ke RSU IGD Parapat. Namun nyawanya tak lagi tertolong. Korban dinyatakan meninggal dunia.

Akibat dari kejadian ini, KMP Ihan Batak memindahkan semua penumpangnya naik Kapal Fery Tao Toba Parapat milik PT Gunung Hijau Megah.

Informasi lain diperoleh, karena kejadian ini, Dishub menghentikan sementara pelayaran kapal penyeberangan feri Ajibata-Ambarita. (mar)
Komentar Anda

Terkini