![]() |
| Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes. (ft-istimewa) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Persiapan pelayanan kesehatan (yankes) di puncak acara Hari Pers Nasional (HPN) 2023 pada 9 Februari 2023, sudah siap sejak H-2.
"Persiapannya sudah siap sejak H-2 di puncak HPN 2023," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan MKes di Medan, Rabu (8/2/2023).
Ia menyebutkan dari 14 kegiatan di momen HPN 2023 ini, semuanya didampingi tim kesehatan dan posko kesehatan dengan jejaring rumah sakit umum sebagai rujukan.
"Personil melibatkan Dinkes Sumut, Dinkes Medan, Dinkes Deliserdang, RSU Haji Medan, RSUP H Adam Malik, RSUD Amri Tambunan, RS Swasta yang ditunjuk, Kesdam, Dokkes Polri. Jadi sudah siap," ujarnya.
Terpisah, Sub Koordinator Hukum, Organisasi dan Humas RSUP H Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak MIKom mengatakan pihaknya menurunkan tim kesehatan VVIP.
"Tim tersebut terdiri dari dokter spesialis anastesi, penyakit dalam, koordinator dokter, koordinator ambulance, koordinator mini ICU dan perawat ICU," katanya.
Ia mengatakan RS Adam Malik juga menurunkan satu unit ambulans VVIP yang stand by di lokasi acara. "Tim medis ini standby untuk menyediakan layanan kesehatan gawat darurat khusus untuk Presiden," ujarnya.
Sementara, RSU Haji Medan memberikan support pelayanan kesehatan di beberapa kegiatan hari pers tersebut.
Kepala Bidang Medis RSU Haji Medan drg Anda Siregar mengatakan tim medis RS Haji pada 7-8 Februari diturunkan ke Hotel Mercure Medan. Di lokasi tersebut ada dilakukan seminar berkaitan dengan HPN.
"RS Haji juga mengirimkan tim medis dan ambulance untuk standby di Hotel Mercure pada 7-8 Februari dalam rangka seminar di Hotel Mercure," ujarnya.
Kedua, ia mengatakan puncak HPN pada 9 Februari di Astaka, RS Haji menjadi rumah sakit rujukan. "Kita menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama dalam momen HPN 2023 ini," bilangnya.
Ia mengatakan standar dokter kepresidenan, di lokasi acara nantinya RS Haji menyediakan mini ICU beserta tim medis yakni dokter spesialis anastesi, spesialis jantung.
Kemudian, dokter spesialis penyakit dalam dan bedah, perawat gawat darurat dan perawat ICU. "Kita juga mempersiapkan mini ICU dan dokter spesialis yang bertugas di astaka pada acara puncak HPN," tandasnya. (sit)
