Diguyur Hujan 4 Hari Berturut, Sungai Wampu dan Belengkung Meluap, Warga Mengungsi ke Mesjid

Jumat, 28 November 2025 / 22.35
Sungai Wampu meluap akibat hujan deras yang mengguyur selama 4 hari berturut. (ft-ist)

LANGKAT, KLIKMETRO.COM - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Langkat selama empat hari berturut-turut menyebabkan banjir di berbagai titik. Debit air Sungai Wampu meningkat tajam hingga meluap ke pemukiman warga. Hal serupa terjadi di Sungai Belengking, Link III Stabat Baru, yang tak mampu menahan tingginya volume air, sehingga merendam rumah-rumah penduduk.


Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke masjid terdekat karena air terus naik dan dikhawatirkan semakin membahayakan keselamatan.

“Air mulai masuk ke rumah sejak malam. Kami tak sempat menyelamatkan banyak barang, jadi langsung bawa anak-anak mengungsi ke masjid,” ujar Herman, salah seorang warga Stabat Baru yang rumahnya terendam banjir.

Kondisi banjir tidak hanya terjadi di Stabat, tetapi juga meluas ke sejumlah kecamatan lainnya di Kabupaten Langkat. Laporan dari warga menyebutkan bahwa hujan deras juga mengguyur wilayah Besitang, Pangkalan Berandan, Secanggang, hingga kawasan Sungai Dendang. Seluruh daerah tersebut mengalami genangan dan akses jalan terganggu.

Warga lainnya, Siti Rahma, mengeluhkan tingginya air yang datang tiba-tiba. “Kami sudah biasa banjir, tapi kali ini lebih parah karena hujan tak berhenti-henti. Air sungai cepat sekali naik, kami sangat khawatir kalau hujan terus turun,” katanya.

Akibat banjir, aktivitas masyarakat terganggu, termasuk arus lalu lintas di beberapa ruas jalan utama. Pantauan di kawasan Stabat Kota menunjukkan air telah menutupi badan jalan sehingga menyulitkan pengendara melintas.

Petugas BPBD dan relawan telah dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan pemetaan wilayah terdampak. Pemerintah daerah juga diminta segera membuka posko darurat serta menyalurkan bantuan bagi warga yang mengungsi.

Hingga berita ini diterbitkan, curah hujan diperkirakan masih tinggi. Warga diimbau tetap waspada, mengamankan barang penting, dan segera mengungsi jika debit air kembali meningkat. (ks)

Komentar Anda

Terkini