Cegah Tawuran dan Pengangguran, Bahrumsyah Dorong Program Tebus Ijazah di Belawan

Senin, 23 Februari 2026 / 19.46

Anggota DPRD Medan T. Bahrumsyah. (ft-ist)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Ketua Fraksi PAN-Perindo DPRD Kota Medan, T. Bahrumsyah, bantu anak-anak Belawan meraih mimpi melalui program tebus ijazah. Pasalnya, ratusan ijazah anak-anak Belawan, khususnya di sekolah-sekolah swasta tertahan.

Pogram tebus ijazah ini, kata legislator dari Dapil II meliputi Kecamatan Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan itu, sebagai upaya mengurangi dampak kenakalan remaja, tawuran dan pengangguran. “Ini sudah menjadi komitmen saya,” tegasnya, di Medan, Senin (23/2/2026).

Langkah ini dilakukan, sebut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, agar anak-anak di Belawan dapat kembali meraih mimpinya, kelak menjadi anak yang diharapkan dan membanggakan orang tua. 

“Di Belawan masih banyak anak putus sekolah di karenakan masalah ekonomi, sehingga banyak anak putus sekolah. Bahkan, banyak ijazah SD dan SMP di sekolah swasta tidak diambil. Akibatnya, banyak anak tidak melanjutkan sekolah," ungkapnya.

DPRD bersama Pemkot Medan, sambung Wakil Ketua Komisi III itu, membuat program tebus ijazah dalam upaya memberikan solusi dan kebijakan untuk meningkatkan kualitas SDM, khususnya bagi anak-anak yang tidak mampu. “Tebus ijazah itu dibayarkan melalui APBD Kota Medan,” katanya.

Terkait BPJS yang diputus atau dinon-aktifkan, tambah Bahrumsyah, warga Kota Medan dapat menggunakan Universal Healt Coverage (UHC). 

“DPRD bersama Pemkot Medan telah mengalokasikan anggaran mencapai Rp350 miliar untuk membayarkan asuransi warga Kota Medan ke BPJS Kesehatan,” sebutnya.

Terkait infrastruktur, lanjut Bahrumsyah, menjadi skala prioritas untuk dilakukan pembangunannya. “Kami (anggota DPRD dari Dapil II) telah sepakat 35% APBD Kota Medan 2026 dialokasikan untuk pembangunan di Medan Utara dan itu telah dimasukkan kedalam RPJMD Kota Medan tahun 2026-2030,” katanya.

Selain itu, kata Bahrumsyah, berbagai program-program pelatihan tetap berjalan, sehingga menambah skil masyarakat saat ingin mendapatkan pekerjaan. 

“Kalaupun tidak mencari kerja, setidaknya sudah ada modal untuk membuka pekerjaan untuk diri sendiri,” pungkasnya. (mar)

Komentar Anda

Terkini