Kena PHK Massal, Ratusan Guru Honorer Menangis di Kantor Bupati Asahan Tuntut Solusi PPPK

Sabtu, 07 Februari 2026 / 00.13

Wakil Bupati Rianto menerima aspirasi para guru honorer yang melakukan aksi di Kantor Bupati Asahan akibat di PHK, karena gagal masuk rekrutmen PPPK Paruh Waktu. (foto : istimewa)

ASAHAN, KLIKMETRO.COM - Ratusan guru honorer di Kabupaten Asahan menangis saat aksi unjukrasa di halaman kantor Bupati Asahan.  Mereka mengadukan nasib lantaran dirumahkan, Kamis (5/2/2026).

Fais koordinator aksi dalam keterangannya mengatakan, aksi para guru ini untuk meminta Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan solusi atas permasalahan mereka yang diputus hubungan kerjanya, sehingga para guru honorer harus kehilangan pekerjaannya dan mata pencariannya.

"Ratusan guru honorer yang terdampak PHK ini juga berkeinginan untuk dapat ketemu dengan bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar untuk mengadukan nasib mereka serta mengutarakan keluh kesahnya," ujar Fais.

Lanjutnya lagi, pemutusan hubungan kerja ini lantaran adanya keputusan dari Pemerintah dan para guru honorer tersebut juga tidak dapat masuk dalam rekrutmen penerimaan pegawai PPKK paruh waktu.

Padahal mereka sudah cukup lama mengabdi di dunia Pendidikan, dan meminta bupati agar dapat mengembalikan kesekolah lagi dan dapat mengajar pendidikan.

Permasalahan ini juga telah diadukan ke DPRD Asahan, namun hasilnya nihil.

Aksi massa guru ini diterima oleh Wakil Bupati Asahan Rianto. Dihadapan massa, Rianto mengatakan, para guru honor yang terdampak PHK bukan hanya terjadi di Kabupaten Asahan, namun di seluruh Indonesia. 

"Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan dalam waktu dekat ini akan segera ke Kementrian Pendidikan di Jakarta guna membahas persoalan tersebut, mari kita sama sama berdoa agar kiranya seluruh tenaga pendidik yang terdampak PHK ini dapat diberdayakan kembali untuk mengasuh serta mengajar para muridnys disekolah masing masing," kata Rianto. (mt/mar)

Komentar Anda

Terkini