Serap Aspirasi Warga Dapil I, Rajudin Sagala Tampung Keluhan Infrastruktur, Bansos dan UHC

Senin, 23 Februari 2026 / 15.19

Wakil Ketua DPRD Medan Fraksi PKS H. Rajudin Sagala melaksanakan Reses V Masa Sidang II Tahun 2025–2026 di Daerah Pemilihan I, pada Sabtu hingga Senin 21-23 Februari 2026. (ft-ist)   

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Warga di Daerah Pemilihan (Dapil I) Kota Medan menyampaikan sejumlah keluhan diantaranya terkait buruknya infrastruktur, sulitnya mendapatkan bantuan sosial dan program pelayanan kesehatan. 

Hal tersebut disampaikan warga dalam acara Reses V Masa Sidang II Tahun 2025–2026 Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi PKS, H. Rajudin Sagala, S.Pd, yang dilaksanakan disejumlah lokasi diantaranya di Jalan S Parman, Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru; Jalan Sekata No 55, Medan Barat; Jalan Kejaksaan dan Jalan Kertas No 78, Medan Petisah; Jalan Parwitayasa, Kelurahan Tanjung Gusta; serta Jalan Pantai Timur No 2A, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Sabtu hingga Senin (21–23/02/2026) di sejumlah titik di Kota Medan.

Heni, warga Jalan Pendidikan, mengeluhkan kondisi Jalan Pendidikan menuju Pasar Kampung Lalang, Lingkungan V, yang mengalami kerusakan. 

"Mohon perbaikan untuk Jalab Pendidikan menuju Pajak Kampung Lalang, kondisinya sudah sangat memerihatinkan," harapnya

Selain itu, warga juga menyampaikan persoalan praktik Universal Health Coverage (UHC), khususnya untuk kebutuhan terapi yang dinilai masih menyulitkan masyarakat dalam proses administrasi dan pelaksanaannya.

"Soal UHC kami mohon bantuan, khusunya bagi yang melakukan terapi, " katanya. 

Sementara itu, Rismanida Tanjung, warga Kelurahan Cinta Damai, mengeluhkan tidak adanya saluran parit di lingkungan tempat tinggalnya.

"Setiap hujan turun sekitar setengah jam, rumah warga sudah terendam banjir. Kami berharap adanya pembangunan drainase agar persoalan banjir tidak terus berulang, " katanya. 

Sementara itu, Yati, warga Jalan Sempurna, mengadukan persoalan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Ia menyebut adanya ketidaksesuaian data desil, sehingga warga yang tergolong tidak mampu justru tidak terdaftar sebagai penerima bantuan pendidikan tersebut.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Rajudin Sagala menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh keluhan warga melalui koordinasi dengan Pemerintah Kota Medan.

“Kita akan kawal persoalan jalan rusak, drainase, bantuan sosial, hingga layanan kesehatan ini agar mendapat perhatian serius. Aspirasi masyarakat adalah prioritas yang harus diperjuangkan,” tegas Rajudin. (mar)

Komentar Anda

Terkini