Isu BBM Langka, Antrean Kendaraan di SPBU Sibolga-Tapteng Mengular hingga 1 KM

Kamis, 05 Maret 2026 / 18.31

Akibat adanya isu BBM langka, antrian pengendara bermotor di salah satu SPBU Kota Sibolga mengular panjang hingga ke badan jalan, Kamis  (5/3/2026). (foto-rizki/klikmetro)

SIBOLGA, KLIKMETRO.COM - Setelah viral terkait isu akan terjadi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia, masyakarat Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara mulai panik.

Antrian panjang sebelum waktu sahur sejak pukul 03.00 WIB terjadi di seluruh SPBU Sibolga dan Kabupaten Tapteng pada Kamis, 5 Maret 2026.

Antrian terjadi cukup panjang dari dua arah yang berbeda dengan panjang antrian mencapai sedikitnya 1 Kilometer.

Salah satu warga menyebut dirinya bersama keluarga sengaja datang ke lokasi SPBU dengan membawa kendaraan roda dua dan empat.

"Kami sengaja cepat datang kesini mau antri minyak, jam 3 kami sudah tiba tapi ternyata antrian sudah panjang, kami panik jangan sampai minyak langka seperti waktu bencana waktu itu," Jelasnya.

Hal itu dilakukan katanya karena mendengar isu kelangkaan BBM sehingga menimbulkan kepanikan seperti saat terjadi bencana banjir beberapa waktu lalu.

Sementara itu Pemerintah Kota Sibolga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah dalam kondisi aman.

Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumbantobing, menyebut stok BBM yang tersedia saat ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga satu bulan ke depan.

Pantas mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan pengelola Depot Pertamina Sibolga terkait kondisi pasokan BBM terkini.

Melihat kondisi saat ini, tadi pagi saya sudah berkomunikasi dengan Kepala Depot Pertamina Sibolga. Pasokan BBM untuk wilayah Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah dipastikan dalam keadaan aman,” ujar Pantas

Menurutnya, sejumlah jenis BBM seperti Pertalite dan Pertamax masih tersedia dalam jumlah yang mencukupi untuk kebutuhan masyarakat hingga sekitar satu bulan ke depan. Begitu pula dengan BBM jenis Biosolar dan Dexlite yang masih dalam kondisi stok aman.

Pantas juga menyampaikan bahwa pada hari yang sama kapal tanker pengangkut BBM dijadwalkan masuk ke depot untuk melakukan proses bongkar muat, sehingga distribusi energi bagi masyarakat tetap terjaga.

“Informasi dari Kepala Depot, Zaenal Arifin, hari ini kapal tanker pengangkut BBM juga masuk untuk proses bongkar muat,” ungkapnya.

Pantas mengimbau masyarakat agar tidak terpancing isu kelangkaan BBM yang beredar di berbagai pemberitaan nasional.

Pantas juga menerangkan bahwa kondisi yang disampaikan pemerintah pusat melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merupakan gambaran situasi secara nasional.

“Kepada masyarakat Sibolga saya meminta agar tetap tenang dan tidak cepat terpengaruh. Hindari antrean panjang di SPBU karena stok BBM di kota ini sangat mencukupi,” tegasnya. (rizki)

Komentar Anda

Terkini