ASAHAN, KLIKMETRO.COM - Wakil Bupati Asahan Rianto SH MAP menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 dalam rangka pelayanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Polres Asahan, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan guna kesiapan untuk melakukan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri dan mengantipasi terjadinya kemacetan arus lalu lintas serta kenyamanan pengendara saat mudik.
Bersama Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani yang memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026, Wabup Asahan memeriksa kesiapan peserta apel.
Hadir pada kegiatan itu, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Ketua DPRD Asahan, Dandim 0208/Asahan, Danlanal Asahan, Polisi Militer Kisaran, perwakilan dari Pengadilan Negeri Kisaran, Brimob Asahan. jasa Raharja Kisatan, peserta upacara dan tamu undangan lainnya.
Di kesempatan itu, Rianto mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat mudik. Selain itu, Wabup memastikan ketersediaan BBM bagi para pemudik yang melintas di Kabupaten Asahan.
"Masyarakat jangan panic buying, ketersediaan BBM di Kabupaten Asahan aman bagi pemudik yang melintas di sini,"kata Wabup pada Apel Ketupat Toba yang bertemakan "Mudik aman keluarga Bahagia" tersebut.
Sementara Kapolres Asahan menyebutkan, pihaknya menyediakan 8 pos untuk pelayanan pengamanan Idul Fitri. Di antaranya 1 pos pelayanan dan 1 terpadu. Personel yang disiapkan sebanyak 199 orang, belum termasuk dari stakeholder dan lainnya.
"Kami juga mempersilahkan warga menitipkan sepeda motor di Polres Asahan maupun di Polsek bila mau mudik ke kampung halaman. Tanpa ada biaya apapun. Kami akan melakukan pendataan dan memastikan kendaraan yang dititip aman," ujar AKBP Revi Nurvelani kepada wartawan usai Upacara gelar pasukan.
Optimalkan Layanan 110
Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo dalam pidatonya pada upacara yang berlangsung serentak ini, meminta seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk menggencarkan sosialisasi layanan call center Polri 110 sekaligus memastikan respons cepat terhadap setiap aduan masyarakat.
Kapolri menegaskan bahwa layanan 110 merupakan bagian dari semangat Polri untuk memberikan respons cepat terhadap keluhan masyarakat. Layanan tersebut diharapkan menjadi sarana agar Polri benar-benar hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan.
Terkait konflik antara Israel dan Palestina hingga Israel serta Amerika Serikat dan Iran sehingga berdampak pada harga minyak dunia dan melemahkan nilai tukar rupiah, Kapolri menyebutkan, pemerintah telah menempuh langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas nasional termasuk memperkuat diplomasi perdagangan.
Selain itu pemerintah juga melakukan langkah-langkah dengan dalam rangka menjaga kestabilan harga minyak dengan memberikan bantuan subsidi berdasarkan data Pertamina stok BBM dan LPG nasional masih cukup. Oleh karena itu masyarakat dihimbau untuk membeli sesuai kebutuhan dan tidak panic buying.
Penyelenggaraan operasi terpusat dengan sandi ketupat 2026 selama 13 hari mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret 2026 dengan melibatkan 161.243 personil gabungan. Berdasarkan hasil lintas sektoral puncak arus mudik dan arus balik diprediksi terjadi dua gelombang, tanggal 14 sampai dengan 15 Maret 2026 dan 18-19 Maret 2026. Sementara itu puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24-25 Maret 2026 dan 2028-29 Maret 2026.
Polri juga telah menyiapkan 2.746 pos dan terdiri dari 1624 pospam 779 Posyandu serta 343 pos terpadu sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pengamanan, juga akan difokuskan terhadap 185.607 objek berupa masjid lokasi salat idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal Pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara. (mar)
