
Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Reza Pahlevi Lubis. (ft-ist)
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Reza Pahlevi Lubis, menyampaikan kritik tajam terhadap kinerja pemerintahan Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Waas yang telah berjalan selama 1,5 tahun. Politisi Golkar ini menilai, sejauh ini belum ada capaian signifikan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Soroti Masalah Banjir dan Kesehatan
Reza, yang membidangi urusan pemerintahan, menyoroti mandeknya penanganan persoalan krusial seperti banjir dan peningkatan layanan kesehatan. Menurutnya, kondisi pelayanan kesehatan di Medan saat ini justru menunjukkan tren penurunan.
Ia juga mengkritik lemahnya evaluasi terhadap kinerja jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang diperparah dengan banyaknya jabatan strategis yang masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
Krisis Manajerial: 8 Jabatan Masih Plt
Hingga saat ini, posisi vital seperti Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) serta Kepala Dinas Kesehatan belum memiliki pejabat definitif. Secara total, terdapat sekitar delapan posisi pimpinan OPD yang masih dijabat Plt.
“Sulit memaksimalkan program kerja jika hanya dijabat Plt, terutama untuk mendorong kebijakan strategis dan inovasi. Ini menunjukkan fungsi manajerial pemerintahan belum optimal,” jelas Reza.
Isu "Pejabat Impor"
Reza juga menanggapi kabar mengenai rencana pengisian posisi Kepala Dinas SDABMBK oleh pejabat dari luar Kota Medan (Kabupaten Langkat).
“Jika diisi orang luar tanpa rekam jejak yang relevan dan pemahaman terhadap persoalan banjir di Medan, kita khawatir masalah ini tidak akan pernah tuntas,” pungkasnya.
Isu "Pejabat Impor"
Reza juga menanggapi kabar mengenai rencana pengisian posisi Kepala Dinas SDABMBK oleh pejabat dari luar Kota Medan (Kabupaten Langkat).
Ia memperingatkan bahwa langkah ini berpotensi menimbulkan persoalan baru jika tidak didasarkan pada kompetensi dan pemahaman mendalam terhadap masalah teknis di Medan.
“Jika diisi orang luar tanpa rekam jejak yang relevan dan pemahaman terhadap persoalan banjir di Medan, kita khawatir masalah ini tidak akan pernah tuntas,” pungkasnya.
Di akhir pernyataannya, Reza mendesak Wali Kota agar lebih fokus pada program yang konkret dan terukur, serta mengajak masyarakat untuk aktif memberikan penilaian sebagai bahan evaluasi ke depan. (mar)