DPRD Medan Kritik Kinerja Dirut RSUD Bachtiar Djafar Terkait Minimnya Tenaga Spesialis dan Fasilitas

Kamis, 16 April 2026 / 18.07

Anggota Komisi II DPRD Medan menyatakan prihatin dengan kondisi RSUD Bachtiar Djafar. (ft-iat)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Anggota Komisi II DPRD Medan, dr. Ade Taufiq, Sp.OG, menyatakan keprihatinannya atas kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bachtiar Djafar. Hal ini terungkap setelah mendengarkan keterangan Direktur Utama RSUD, M. Muklis, M.Kes, dalam rapat evaluasi triwulan I tahun 2026 di Gedung DPRD Medan, Selasa (14/4/2026).

Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa rumah sakit milik Pemko Medan itu masih kekurangan tenaga medis, khususnya dokter spesialis, serta minim sarana dan prasarana penunjang. Akibatnya, pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Medan Utara, khususnya Belawan, dinilai belum optimal.

"Di sini kemampuan pimpinan dituntut untuk melakukan inovasi manajemen yang profesional. Dirut harus mampu memetakan kekuatan dan kelemahan rumah sakit agar bisa menemukan solusi yang tepat," tegas dr. Ade Taufiq.

Ia juga menyoroti masalah teknis yang fatal, seperti tidak berfungsinya kamar bedah (OK) serta seringnya pemadaman listrik yang menghambat operasional. Taufiq menekankan agar pihak manajemen tetap semangat dan tidak menyerah dalam meningkatkan mutu pelayanan agar mampu bersaing secara sehat dengan rumah sakit swasta di sekitar Medan Utara.

Kritik tajam dari para anggota dewan sempat membuat Dirut M. Muklis tampak kurang bersemangat dalam memberikan penjelasan. Hal ini memicu teguran dari salah satu anggota dewan yang meminta Dirut untuk lebih serius membenahi rumah sakit tersebut.

Dalam laporannya, Muklis memaparkan bahwa tingkat hunian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) di RSUD Bachtiar Djafar saat ini sangat rendah. Dari kapasitas 100 tempat tidur, hanya sekitar 40 persen yang terisi. Selain itu, klaim BPJS sepanjang tahun lalu hanya mencapai angka sekitar Rp5 miliar.

Menanggapi berbagai kritikan, Muklis berjanji akan bekerja maksimal untuk melakukan pembenahan dan tetap mengharapkan dukungan serta masukan dari DPRD Medan.

Rapat evaluasi ini dipimpin oleh Ketua Komisi II Kasman Bin Marasakti, serta dihadiri oleh Wakil Ketua Modesta Marpaung, Henry Jhon Hutagalung, dr. Ade Taufiq, dan Binsar Simarmata. Hadir pula Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Medan, Henny Lubis, beserta jajaran manajemen RSUD Bachtiar Djafar. (mar)

Komentar Anda

Terkini