![]() |
| Petugas kepolisian mengamankan pelaku berinisial MS yang mengakibatkan kematian seorang remaja. (ft-ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Aksi kekerasan jalanan berujung maut terjadi di Jalan KL Yos Sudarso, tepat di depan Gereja GBKP, Kelurahan Belawan Bahari, Senin (27/4/2026) malam. Seorang remaja berinisial MFR (16) meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh pelaku berinisial MS (17).
Peristiwa tragis tersebut bermula sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu, korban bersama seorang saksi baru saja melintas mengendarai sepeda motor setelah keluar dari kawasan Pajak Baru. Secara bersamaan, pelaku yang juga berboncengan melintas dari arah yang sama.
Diduga hanya karena tersinggung mendengar teriakan korban saat berpapasan, MS bertindak nekat. Tanpa peringatan, ia menendang sepeda motor korban hingga hilang kendali. Akibatnya, korban terjatuh dan menghantam aspal dengan keras. Benturan fatal tersebut menyebabkan MFR meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban (atau sesuai nama menjabat saat itu), melalui keterangannya pada Selasa (28/4/2026), mengonfirmasi bahwa pelaku sempat melarikan diri ke arah Kota Belawan usai kejadian.
"Saksi sempat melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil meloloskan diri," ungkapnya.
Merespons laporan warga, tim Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan bergerak cepat. Hanya dalam hitungan jam, keberadaan pelaku berhasil dilacak. Sekitar pukul 23.00 WIB, petugas mengamankan MS di rumah mertuanya yang berlokasi di Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I.
Dalam pemeriksaan awal, MS mengakui seluruh perbuatannya. Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian masih terus mendalami motif sedalam-dalamnya serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam insiden berdarah ini. (gus)
