![]() |
| Anggota DPRD Medan Margaret MS. (ft-ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Setelah melalui proses panjang selama kurang lebih 1,2 tahun, jabatan definitif untuk posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kota Medan akhirnya terisi. Wali Kota Medan resmi melantik Khairul Azmi sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK).
Kehadiran Khairul Azmi diharapkan menjadi sosok "Super Star" yang mampu membawa perubahan nyata, terutama dalam mewujudkan visi Medan bebas banjir.
Anggota Komisi I DPRD Medan, Margaret MS, menyambut baik pelantikan ini. Menurutnya, penetapan pejabat definitif ini merupakan hasil dari seleksi ketat dan proses asesmen yang mendalam.
"Penantian panjang ini kiranya membuahkan hasil maksimal. Pejabat yang terpilih adalah figur pilihan yang telah melewati proses seleksi profesional," ujar Margaret dikutip Rabu (22/4/2026).
Margaret menekankan bahwa jabatan tersebut bukanlah "titipan", melainkan amanah yang harus dijalankan untuk mempercepat pembangunan skala prioritas. Ia juga mengingatkan agar para pejabat baru mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui aspirasi DPRD (E-Pokir).
"Fokus utama harus pada perbaikan infrastruktur dan penyelesaian masalah banjir. Begitu juga dengan Kepala Dinas Perhubungan, harus mampu menata kota agar terhindar dari kemacetan sekaligus meningkatkan PAD dari sektor parkir," tegas legislator dari Dapil II tersebut.
Menurut Margaret, Dinas SDABMBK dan Dinas Perhubungan adalah jantung pembangunan Kota Medan. Ia berharap Wali Kota tidak salah pilih dalam menempatkan sosok di posisi strategis tersebut demi masa depan kota yang lebih baik.
Meski demikian, Margaret juga memberikan catatan kritis terkait masih adanya kekosongan jabatan definitif di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, termasuk posisi Kadis Pendidikan yang kini kosong pasca-pelantikan eselon II kemarin.
"Sektor pendidikan sangat krusial dan membutuhkan kebijakan serta inovasi baru dari pejabat definitif. Kami berharap kekosongan ini segera terisi agar pelayanan publik tidak terhambat," pungkasnya. (mar)
