Main HP Sambil Di-cas, Bocah SD di Pakpak Bharat Tewas Tersambar Petir

Sabtu, 25 April 2026 / 19.55

Kondisi korban yang tak lagi bernyawa usai disambar petir saat main handphone. (ft-ist)

PAKPAK BHARAT, KLIKMETRO.COM - Kejadian tragis menimpa Muliadi Berutu (12), seorang siswa kelas VI SD di Dusun Maneas, Desa Ulumerah, Kecamatan Sitellu Tali Urang (STTU) Julu, Kabupaten Pakpak Bharat. Ia dikabarkan meninggal dunia setelah diduga tersambar petir saat sedang bermain ponsel yang tengah terhubung ke pengisi daya (charger) di dalam rumahnya.

Camat STTU Julu, Ucok Benget Berutu, mengonfirmasi peristiwa tersebut pada Sabtu (25/4/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi pada Kamis malam (23/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

"Saat kejadian, korban sedang bermain handphone sambil di-charge di dapur. Tiba-tiba terdengar suara petir yang sangat keras dan diduga menyambar korban, hingga menyebabkan listrik seketika padam," ujar Ucok.

Setelah kilatan petir tersebut, korban sempat berteriak, "Aku kena petir," sambil berlari menuju teras rumah sebelum akhirnya jatuh pingsan. Abang korban, Dikteh Berutu, yang mendengar teriakan itu segera keluar kamar dan mendapati adiknya sudah tergeletak tidak sadarkan diri. Saat itu, ibu mereka diketahui sedang berada di rumah tetangga.

Warga sekitar sempat berupaya memberikan pertolongan pertama dengan metode tradisional menggunakan tanah lumpur, namun nyawa Muliadi tidak dapat diselamatkan.

Menanggapi musibah ini, Camat Ucok Benget Berutu telah mengeluarkan surat edaran yang mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan ponsel saat sedang diisi daya, terutama ketika cuaca hujan disertai petir, guna menghindari risiko serupa di masa mendatang. (net)

Komentar Anda

Terkini