![]() |
| Anggota Komisi I DPRD Medan, Margaret MS. (ft-ist) |
MEDAN, KLIKMETRO.COM - Anggota Komisi I DPRD Medan, Margaret MS, menyatakan dukungan penuh terhadap pengaktifan kembali Pos Keamanan Lingkungan (Pos Siskamling) di seluruh wilayah Kota Medan. Langkah ini dinilai sebagai strategi krusial untuk meminimalisir maraknya tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.
“Sebenarnya usulan ini sudah lama kami suarakan. Meski demikian, tidak ada kata terlambat. Kita harus memastikan Poskamling di setiap lingkungan kembali berfungsi aktif,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).
Pernyataan ini muncul sebagai respons cepat terhadap instruksi Wali Kota Medan mengenai pendirian kembali Pos Siskamling, menyusul aksi pembegalan yang terjadi di Medan Marelan beberapa waktu lalu.
Margaret mengingatkan jajaran Camat, Lurah, hingga Kepala Lingkungan (Kepling) agar segera merealisasikan instruksi tersebut melalui kolaborasi erat dengan warga. Menurutnya, keberhasilan Siskamling sangat bergantung pada semangat gotong royong masyarakat setempat.
“Realisasi Poskamling harus dilakukan lewat kerja sama antara Pemko Medan dan masyarakat. Kelurahan dan Kecamatan juga harus memfasilitasi kendala yang dihadapi Kepling dalam mendirikan pos-pos ini agar tidak ada lagi hambatan di lapangan,” tambahnya.
Keprihatinan Terhadap Keamanan Medan Utara
Menyoroti situasi di Medan Utara, khususnya insiden begal yang menimpa Juliana di Jalan Ileng, Medan Marelan pada Rabu (15/4/2026), Margaret menyampaikan keprihatinan mendalam. Ia menilai faktor ekonomi yang sulit menjadi salah satu pemicu meningkatnya keberanian pelaku kejahatan.
“Saat ini kondisi ekonomi sedang sulit, sehingga kejahatan semakin merajalela. Pelaku tidak lagi ragu beraksi kapan saja, bahkan di siang bolong,” tegasnya.
Terkait proses hukum, Margaret meminta pihak kepolisian bertindak tegas terhadap para pelaku untuk memberikan efek jera. “Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian. Fokus kita sekarang adalah memperkuat pengamanan di tingkat lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya. (mar)
