![]() |
| Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting memimpin rapat monitoring dan evaluasi (monev) usulan infrastruktur secara daring, Jumat (17/4/2026). (Foto : Dinas Kominfo Karo) |
KARO, KLIKMETRO.COM - Dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan mengatasi kendala konektivitas wilayah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo menggelar rapat monitoring dan evaluasi (monev) usulan infrastruktur secara daring, Jumat (17/4/2026).
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. Turut mendampingi Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, SP, Sekda Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP, MM, serta para Kepala OPD terkait seperti Bappedalitbang, Dinas PU, Dinas Perhubungan, Dinas Perkim, dan Dinas Pertanahan.
Dari pihak Pemerintah Pusat, hadir Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan dan Pengembangan Wilayah I Kemenko Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, bersama perwakilan teknis dari Kementerian PU (BBPJN Sumut & BWS II Sumut), Kementerian Perhubungan, Kementerian PKP, serta Kementerian ATR/BPN.
Fokus pada Jalur Alternatif dan Tol
Dalam paparannya, Bupati Karo menyampaikan sejumlah usulan proyek prioritas guna mengurai kemacetan kronis di jalur Medan–Kabanjahe serta memperkuat sektor pertanian dan pariwisata. Beberapa poin utama usulan tersebut meliputi:
- Pembangunan jalan alternatif Simpang Tuntungan – Sembaikan – Berastagi.
- Pembangunan jalan Sp. 3 Delitua – Rumah Liang – Serdang – Sp. Sinaman.
- Rencana pembangunan Jalan Tol Medan–Kabupaten Karo.
- Pelebaran ruas jalan Tugu Kol – Simpang Ujung Aji.
- Pembangunan jalan Kutabuluh – Mburidi melalui program Inpres Jalan Daerah.
Dukungan Sektor Pertanian dan Sosial
Selain akses jalan, Pemkab Karo juga mengusulkan peningkatan Dermaga Tongging untuk akses ke Samosir, perbaikan sistem irigasi pertanian (termasuk Irigasi Paya Lah-lah), serta penyediaan 153 unit rumah bagi warga terdampak bencana Sinabung.
"Infrastruktur adalah kebutuhan mendesak. Karo punya potensi besar di pertanian dan pariwisata, namun tantangan utamanya adalah konektivitas. Kami berharap dukungan penuh Pemerintah Pusat agar ekonomi masyarakat dapat bergerak lebih cepat," tegas Bupati Antonius Ginting.
Respon Pemerintah Pusat
Merespon usulan tersebut, Pemerintah Pusat memberikan sejumlah catatan strategis. Pembangunan jalan daerah diarahkan melalui mekanisme Inpres agar segera terealisasi. Untuk proyek Jalan Tol Medan–Karo, akan dilakukan diskusi lanjutan mengenai kelayakan teknis dan skema investasi. Sementara itu, penanganan rumah korban Sinabung akan dikoordinasikan langsung melalui Kementerian PKP.
Kadis Kominfo Kabupaten Karo, Hesti Maria Tarigan, SH, MH, berharap sinergi ini menjadi jembatan agar usulan daerah dapat segera masuk ke tahap implementasi fisik pada tahun anggaran mendatang. (win)
