Bendungan Lau Simeme Mulai Terisi, DPRD Medan Minta Pemko Siapkan Program Pengendalian Banjir

Minggu, 20 September 2026 / 16.29

Anggota DPRD Medan Syaiful Ramadhan. (istimewa)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Langkah awal pengisian air (initial impounding) Bendungan Lau Simeme di Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, yang resmi dimulai pada Kamis (17/9/2026), mendapat apresiasi positif dari kalangan legislatif. 

Anggota DPRD Kota Medan, Syaiful Ramadhan, menyebut momentum ini sebagai kabar baik sekaligus tantangan bagi Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam menuntaskan persoalan banjir.

Syaiful menyatakan bahwa beroperasinya bendungan tersebut menjadi angin segar bagi warga Medan yang kerap terdampak banjir saat curah hujan tinggi.

“Ini harus kita sambut baik. Bendungan Lau Simeme diharapkan memberikan dampak positif terhadap pengendalian banjir, terutama bagi wilayah Kota Medan dan sekitarnya,” ujar Syaiful kepada wartawan di Medan, Minggu (20/9/2026).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, dampak positif dari proyek strategis nasional tersebut bahkan sudah mulai terlihat. Sejak tahapan pengisian awal dilakukan, debit air di sejumlah aliran sungai yang terhubung dengan sistem pengendalian banjir di hilir dilaporkan mulai menunjukkan penurunan.

Meski bendungan mulai berfungsi, Syaiful mengingatkan Pemko Medan agar tidak terlena dan hanya pasif menunggu hasil. Ia mendesak pemerintah daerah segera menyelaraskan infrastruktur kota dengan keberadaan bendungan tersebut melalui perencanaan yang matang dan terintegrasi

.“Pemko Medan harus segera menyusun program dan perencanaan pengendalian banjir yang terintegrasi. Jangan hanya menunggu bendungan bekerja, tetapi sistem drainase, sungai, kolam retensi, dan infrastruktur pendukung lainnya juga harus dipersiapkan,” tegasnya.

Menurutnya, initial impounding Bendungan Lau Simeme wajib dijadikan momentum bagi Pemko Medan untuk mengevaluasi total kebijakan penanganan banjir yang ada saat ini.

Ia berharap ke depan ada cetak biru (blueprint) penanggulangan banjir kota yang lebih terarah dan berdampak jangka panjang.

“Program pengendalian banjir harus segera dibuat secara jelas, terukur, dan berkelanjutan. Kita ingin keberadaan Bendungan Lau Simeme benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” pungkas Syaiful. (mar)

Komentar Anda

Terkini