DPRD Kritik DLH Medan: Jangan Asal Tebang Pohon, Bikin Kota Panas dan Gersang!

Minggu, 20 September 2026 / 12.40

Anggota DPRD Medan M. Afri Rizki Lubis. (istimewa)

MEDAN, KLIKMETRO.COM - Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Kota Medan, Dr. M. Afri Rizki Lubis, melayangkan kritik keras terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan. Politisi Partai NasDem ini meminta DLH tidak sembarangan membabat habis pohon-pohon yang berada di badan jalan, karena dinilai memicu kondisi Kota Medan semakin panas dan gersang.

"Saat ini banyak pohon di badan jalan yang ditebang. Padahal kalau saya lihat, pohon-pohon tersebut masih cukup kuat dan tidak terlalu menjuntai ke jalan. Seharusnya DLH tidak asal tebang," ujar Rizki Lubis kepada wartawan.

Rizki menyoroti beberapa titik lokasi yang pohonnya dibabat habis hingga ke bagian bawah. Salah satunya berada di Jalan Gatot Subroto. Ia menilai, pembersihan pohon untuk proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang seharusnya cukup dilakukan di area pulau (tengah) jalan saja.

"Ini yang sisi kiri dan kanan jalan juga ikut ditebang sampai habis ke bawah. Apa tidak sebaiknya ditinjau dulu? Mana pohon yang layak ditebang dan mana yang masih bisa dipertahankan dengan opsi pemangkasan dahan saja," kritiknya.

Kondisi serupa juga ditemukannya di Jalan STM Kota Medan. Di kawasan tersebut, pohon pelindung dipangkas total hingga hanya menyisakan tunggul pohon. Rizki mempertanyakan urgensi dari tindakan ekstrem tersebut yang dinilai mengorbankan fungsi penghijauan kota.

Di sisi lain, Rizki Lubis juga menyayangkan sikap DLH Kota Medan yang terkesan lamban dalam merespons aduan langsung dari masyarakat terkait pohon-pohon rawan tumbang di lingkungan permukiman.

"Banyak masyarakat yang mengadu kepada kami selaku Anggota DPRD, meminta pohon di lingkungan mereka segera dipangkas karena posisinya membahayakan. Namun, yang seperti itu justru responsnya lambat," cecarnya.

Menutup pernyataannya, Rizki berharap DLH Kota Medan bisa lebih sigap, selektif, dan memiliki skala prioritas yang jelas ke depannya. Ia meminta dinas terkait untuk mendahulukan pemangkasan pohon yang benar-benar dikeluhkan dan mengancam keselamatan warga, baik di jalan protokol maupun jalan lingkungan.

"Utamakan melayani masyarakat dengan menjawab keresahan mereka. Jangan biarkan pohon rawan tumbang membahayakan warga, sementara pohon yang sehat malah dihabisi," pungkasnya. (mar)

Komentar Anda

Terkini