![]() |
| Ketua F-Demokrat DPRD Medan Herry Zulkarnain Hutajulu dan Parlaungan Simangunsong berfoto bersama warga Sei Belutu usai menerima pengaduan mereka, Senin (6/8/2018). |
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Medan Herry Zulkarnain dan Ir Parlaungan Simangunsong selaku Sekretaris Fraksi Demokrat menerima kedatangan warga.
Mewakili warga, Burhanudin Lubis menceritakan, penembokan dilakukan A Syarif, warga disana. Syarif mengklaim jalan tersebut berada di lahannya dan melakukan penembokan.
"Jalan tersebut berbatasan dengan Kecamatan Medan Baru dan Kecamatan Medan Selayang. Pihak kecamatan dan kelurahan sudah berulangkali mendatangi A Syarif selaku pelaku penembokan dan mencoba mediasi, namun gagal," sebut Burhan.
![]() |
| Inilah kondisi jalan yang ditembok tersebut. |
Warga lainnya menambahkan, dirinya sudah 35 tahun tinggal disitu. Tak pernah jalan tersebut dipermasalahkan keluarga A Syarif. "Dulu jalan itu lebar, mobil pun bisa lewat. Tapi sekarang ini jalan itu ditembok, kereta aja payah lewat, saking sempitnya jalan," timpal seorang ibu berhijab seraya menolak memberikan identitas karena takut diintimidasi.
Burhan melanjutkan, permasalahan itu sudah berlangsung sejak 2010 lalu. Warga pun menyoalkan keabsahan lahan milik Syarif karena lokasi tersebut berbatasan 2 kecamatan, yakni Kecamatan Medan Baru dan Medan Selayang.
"Pihak kecamatan dan kelurahan sudah datang, tapi tak berhasil. Kami bukan tak mau melawan penembokan itu, tapi kami tak mau bermasalah dengan hukum. Kami harapkan bapak-bapak dewan bisa membantu masalah ini,"harap Burhan menambahkan jalan tersebut berada di areal Kelurahan Merdeka dan Kelurahan Selayang I.
![]() |
| Proses penembokan jalan, tampak tiang-tiang besi penyangga tembok sudah berdiri. |
"Harus ada ijin penembokan atau pagar dari TRTB dari tetangga kiri kanan. Ini lah yang harus dijalankan. Kami segera akan tinjau ke lapangan,"ujar Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut ini.
Dia juga mengucapkan terimakasih kepada warga yang datang ke fraksinya menyampaikan keluhan.
"Ini artinya masyarakat percaya dengan kami (Demokrat), terimakasih kepercayaannya dan keluhan warga segera kami tindaklanjuti,"tukasnya.
Parlaungan menambahkan, dirinya selaku Ketua Komisi D DPRD Medan akan segera menggelar rapat dengar pendapat (rdp) dan mengagendakan pemanggilan terhadap pemilik tembok, camat Medan Baru, Camat Medan Selatang, Satpol PP, dan dinas perizinan satu pintu.
"Masalah ini akan kita rdp kan, agar kita tahu apakah si pemilik sudah memiliki ijin melakukan penembokan jalan,"ujar Parlaungan. (riz/mr)


