-->

Cegah Banjir Seperti Jakarta, Pemko Medan Harus Evaluasi Kanal dan Drainase

Kamis, 02 Januari 2020 / 17.19
Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala (kiri), (foto kanan) kanal di kawasan Mariendal, Medan.
MEDAN, KLIKMETRO - Banjir besar yang melanda Jakarta sehingga menimbulkan korban jiwa, tak urung menimbulkan was-was masyarakat di daerah lain. Terutama di Kota Medan. 

Wakil Ketua DPRD Medan Rajuddin Sagala meminta agar Pemerintah Kota Medan segera melakukan langkah-langkah pencegahan, agar kejadian serupa tak terjadi di Kota Medan.

"Ada beberapa point yang harus dilakukan Pemko Medan melalui SKPD-nya, agar Kota Medan tak mengalami banjir seperti Jakarta,"kata Rajuddin pada media ini, Kamis (2/1/2020).

Beberapa point itu diantaranya, melakukan evaluasi terhadal kanal yang berada di kawasan Mariendal. Karena selama ini, kanal tersebut seolah tak berfungsi padahal biaya pembangunannya mencapai Rp 240 miliar.

"Sangat disayangkan, kanal yang dibangun dengan dana ratusan miliar  untuk mencegah banjir di Kota Medan, malah kurang berfungsi. Air tergenang tidak mengalir di kanal. Ini harus dievaluasi,"ungkap Rajuddin.

Point berikutnya, Rajuddin meminta Pemko Medan melalui Dinas Perkim harus segera turun meninjau drainase dan melakukan perbaikan agar aliran air lancar. Selanjutnya, dibuat tim monitoring yang setiap triwulan turun ke lapangan utk memastikan aliran air di parit, got dan gorong-gorong lancar.

"Melakukan perbaikan sungai-sungai yang sudah mulai dangkal untuk dikeruk dan diperdalam sehingga tampungan air dari parit maupun got berjalan baik,"katanya.

Pemko Medan juga diminta memperbanyak tempat pengangkut sampah di setiap lingkungan, kelurahan dan kecamatan agar warga tidak membuang sembarangan. Sehingga, parit-parit tidak tersumbat akibat pembuangan sampah sembarangan.

"Prilaku masyarakat juga harus dirubah. Mulailah dari sekarang menjaga kebersihan, jangan buang sampah di saluran drainase, karena akibatnya akan terjadi penyumbatan sehingga pembuangan air tak berjalan lancar,"kata Rajuddin seraya menyatakan prihatin dan turut berduka atas peristiwa banjir yang terjadi di wilayah Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi). (mar)
Komentar Anda

Terkini