-->

Diduga Tipu Rekan Bisnis Pengadaan 800 Masker, Dokter Cantik Dipolisikan

Senin, 03 Agustus 2020 / 21.22
MEDAN, KLIKMETRO - Diduga melakukan penipuan terhadap rekan bisnisnya, seorang dokter berinisial SAK (27) dilaporkan ke Polresta Belawan.

Dokter berwajah cantik, warga Desa Kelambir V Pasar lll, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang itu, dilaporkan korbannya Rizki Fadilah Rangkuti (29) warga Jalan Eka Warni Kompleks Rispa Kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor, dalam dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan sesuai laporan polisi dengan no : LP /235/2020/SPK terpadu Polres Pelabuhan Belawan, pada Rabu (20/5/2020).

Pada wartawan Rizki (foto) mengatakan, penipuan yang dialaminya berawal pada 7 April 2020, saat itu Rizki dan dr SAK sepakat dalam bisnis pengadaan 800 kotak masker dengan total keseluruhan isi 40.000 masker dengan maksud untuk kegiatan di salah satu perusahan yang bergerak di kontruksi di Kecamatan Sebiru–biru.

Singkat cerita Rizki yang memesan masker itu pada dr SAK dengan cara pembayaran melalui via transfer rekening sebesar Rp 70.401.000. Namun hingga saat ini masker yang dipesan tidak kunjung datang.
“Awalnya kerjasama kami dimulai dari pemesanan suntik influenza di kantor saya saat itu lancar, setelah itu saya pesan masker padanya (dr SAK) karena katanya bisa mengadakan masker. Tapi sampai saat ini masker tidak ada. Anehnya, saat ditanya segala alasan cara tipu dilakukannya untuk cari alasan karena masker tidak bisa dia adakan,” sebut Rizki, Senin (3/8/2020).

Lanjut Rizki, alasan yang aneh padanya antara lain dr SAK menyebut masker yang dibawa pakai pesawat Hercules tertahan di Lanud Suwondo. Ternyata saat dicek pihak Lanud Suwondo mengaku tidak pernah mengangkut masker yang disebutkan.
“Aneh alasannya, sampai–sampai untuk mengelabui saya lagi dia sanggup bilang sambil menunggu orang Lanud Suwondo dia mau belikan masker ke rekannya di Jalan Pabrik Tenun. Tapi pas kami kesana tidak ada juga maskernya,” beber Rizki yang berharap agar pihak kepolisian Polres Belawan bekerja secara profesional untuk segera menangkap dr SAK.
Sementara dr SAK saat dikonfirmasi wartawan tidak berkenan menjelaskan laporan penipuan yang dituduhkan padanya. Dia minta urusan tersebut ditanya ke pengacaranya. Sementara kuasa hukum dr SAK saat dikonfirmasi tak mau banyak berkomentar.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP I Kadek Hery Cahyadi mengaku terus konsen untuk menindaklanjuti kasus dugaan penipuan dan penggelapan tersebut.
”Semua kasus yang kami pegang selalu menjadi atensi saya tentu serius dalam penanganannya. Begitu juga dengan laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang menjadi terlapor dr SAK. Namun untuk memastikan kasusnya kami harus lakukan konfrontir,” sebut I Kadek. (*mbs/mar)
Komentar Anda

Terkini