-->

Masuk Zona Merah, Muspika Percut Seituan Akan Test Swab Warga

Senin, 19 Oktober 2020 / 12.42

Muspika Percut Sei Tuan rapat kordinasi membahas penanganan covid-19.

DELI SERDANG, KLIKMETRO
- Camat Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, Khairul Azman MAP memimpin rapat kordinasi kecamatan (rakorcam) bersama Muspika Percut Seituan dan jajarannya, Senin (19/10/2020).

Rakorcam kali ini berlangsung di Desa Kolam, tepatnya di Taman Perpustakaan, Jalan Pertiwi. Turut hadir, Danramil Pst Mayor ARH M. Rizal, Kapolsek Percut Seituan AKP Ricky Paripurna Atmaja, Ka. Kuat Pst Muslim Sag, Sekcam Drs Nasib Solihin, tiga kepala puskesmas, kepala desa dan lurah, Sekdes, Tim PKK, Kasi Kesos, Korcam Dinas Pendidikan Juniper MPD dan perangkat desa lainnya.

Khairul Azman menyebutkan, saat ini ada 2 tanah wakaf di Kecamatan Percut Seituan yang disediakan untuk jenazah korban virus corona disease atau covid-19. Yaitu, di Pasar 13 Desa Sei Rotan dan Pasar II Desa Amplas.

Dijadwalkan, mulai besok (Selasa, 20/10), pihak kecamatan bersama tenaga medis akan melakukan sweb di sejumlah desa yang warganya terpapar positif covid-19. Diantaranya, Desa Sambirejo Timur, Bandar Klippa, Bandar Kalifah, Sei Rotan, Amplas, Kenangan, dan beberapa lagi.

"Karena tenaga medis terbatas, setiap harinya 40 warga yang akan diswab. Hal ini karena Kecamatan Percut seituan termasuk dalam zona merah, dan desa-desa yang akan diswab masuk dalam kategori itu. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Deliserdang dengan adanya pasien positif covid-19, beberapa desa menjadi tujuan kita untuk melakukan swab guna mengetahui lebih dini dan mencegah mewabahnya virus corona,"ujar Camat Khairul Azman.

Pada kesempatan sama, mewakili pihak puskesmas, Kepala Puskesmas Keliling Kenangan, Dr Hj Leni Estiani mengatakan, pihak medis sudah menyiapkan lokasi isolasi mandiri di Cadika Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang. Untuk pelaksanaan swab, akan berlangsung sejak pukul 08.00 wib hingga pukul 12.00 wib, dan pemeriksaan terbatas untuk 40 orang saja.

"Pemeriksaan swab juga disertai dengan PCR sehingga hasilnya lebih cepat diketahui dan hanya memakan waktu satu hari,"sebutnya. 

Di rakorcam yang rutin di gelar setiap bulan ini, pada sesion tanya jawab, beberapa kades mengajukan saran, unek-unek dan pendapat dan kondisi di daerahnya masing-masing. Salah satunya, masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan. Seperti mengenakan masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak. (lbs/mar)

Komentar Anda

Terkini