-->

Anggaran 2020, Fisik DD Nagori Talang Bayu Baru Mulai Dikerjakan

Senin, 15 Februari 2021 / 16.51

Proyek anggaran Dana Desa di Nagori Talang Bayu, Simalungun.

SIMALUNGUN, KLIKMETRO.COM - Dana Desa (DD) yang dikucurkan Pemerintah Pusat tahun anggaran 2020 hingga kini masih belum tuntas pengerjaannya, padahal tahun anggaran sudah selesai.

Nagori (desa) Talang Bayu, Kecamatan Huta Bayu Raja, disebut-sebut proyek dana desa fisik bangunan membuat rabat beton sepanjang 34 meter, ternyata baru dimulai.

Pantauan di lokasi, hanya ditemukan batu kerikil 23, batu padas dan tumpukan pasir terlihat di lokasi jalan kabupaten.

"Sisa dana desa  BLT  tahun 2020 itu bang, makanya dana itu kami buat bangun rabat beton. Januari lalu kami posting  ternyata batal, kami posting kembali baru kita bisa mulai bangun bang,,"sebut Amser Manik, selaku kaur Keuangan, saat disambangi di ruang kerjanya, Senin(15/2/2021).

Saat ditanyai, berapa dana fisiknya dan  mengapa baru dikerjakan sekarang  karena melanggar peraturan Menteri Keuangan.

"Peraturan itu benar bang, habis bagaimana lagi, postingan kami selalu berganti. Kalau dananya lupa aku bang, RAB nya di rumah bang,"ucap dia kembali.

Dia berharap agar dapat berkordinasi langsung dengan Pangulu kembali.

"Sudahlah bang, langsung saja dengan Pangulu kordinasinya. Sudah taunya orang abang itu, kalau aku apalah. Langsung aja bang, sama Pangulu,"tukasnya.

Kendati demikian, dia mengajak agar bertemu langsung bersama Pangulu pada,  Rabu (17/2/2021).

Hasan Basri, sekretaris desa mengatakan, keberadaan sang Pangulu sedang berada di Siantar. " Ke Siantar Pangulu ambil KTP bang, sudah janji ketemu di Siantar mereka bang,"tutupnya.

Namun, terlihat di struktur organisasi Pemerintahan Nagori Talang Bayu, terlihat anak sang pangulu menjabat selaku Kaur Pembangunan.

Terpisah, A.Silalahi salah satu penyedia bahan bangunan mengakui, bahwa dana desa sudah ditransfer dari pihak Nagori Talang Bayu, dengan alasan keadaan cuaca yang buruk dengan keterlambatan bahan material.

"Yang bulan Desember tahun 2020 sudah di transfer ke rekeningku bang untuk belanja bahannya. Karena hujan terus dan bahan material susah untuk diantar,"akunya.

Saat disinggung perjanjian kerjasama pengusaha bahan bangunan dengan pihak Nagori untuk bahan material tidak ada istilah terlambat.

"Kalau sama aku tidak ada kami buat surat perjanjian sama sekali bang. Karena hujan saat itu makanya terlambat bang,"tutupnya. (jait)
Komentar Anda

Terkini